5 Mayat Pendaki di Himalaya Terlihat dari Pantauan Udara

Kompas.com - 04/06/2019, 06:50 WIB
Gunung Nanda Devi yang tertutup salju terlihat dari kota Auli, di negara bagian Himalaya utara Uttarakhand, India. (REUTERS)STRINGER Gunung Nanda Devi yang tertutup salju terlihat dari kota Auli, di negara bagian Himalaya utara Uttarakhand, India. (REUTERS)

NEW DELHI, KOMPAS.com - Lima mayat terlihat berada di sebuah gunung di pegunungan Himalaya, India, Senin (3/6/2019).

Keberadaan mayat tersebut terpantau dalam pencarian via udara terhadap 8 pendaki yang dikhawatirkan tersapu dalam longsoran salju pada pekan lalu.

Melansir Reuters, 8 pendaki itu terdiri atas empat warga Inggris, dua dari AS, dan sisanya berasal dari Australia dan India.

Mereka dilaporkan hilang oleh rekan lainnya pada Jumat (31/5/2019) karena tidak kembali ke markas di dekat Nanda Devi, gunung tertinggi kedua di India.


Baca juga: Gletser Himalaya Mencair, 800 Juta Orang di Asia Terancam

Sebuah helikopter angkatan udara yang diterjunkan berhasil mengetahui keberadaan lima dari 8 pendaki yang hilang. Namun, mereka ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

"Empat mayat bisa dilihat bersama dan yang kelima agak jauh dari yang lain," kata pejabat tinggi pemerintah di distrik Pithoragarh, Vijay Kumar Jogdande.

Misi pencarian digelar dengan asumsi bahwa semua pendaki telah tewas.

"Kami sedang berusaha memindahkan mayat-mayat itu. Kami yakin tiga lainnya akan berada di dekatnya," ucapnya.

Para pendaki berusaha mendaki puncak yang belum diberi nama. Puncak tersebut berada di ketinggian 6.447 meter di dekat Nanda Devi.

Namun, rute mereka dilanda longsoran salju yang cukup besar.

Jogdande mengatakan, jenazah para pendaki terlihat berada di ketinggian 5.000 meter dan kemungkinan longsoran salju kedua akan menyulitkan akses menuju lokasi.

Sejauh ini belum diputuskan apakah tim akan bekerja melalui udara atau berjalan kaki.

"Kami sedang mempertimbangkan kedua alternatif. Karena jenazah berada di ketinggian, tidak dapat diakses, dan medan yang tidak stabil," katanya.

"Area itu selalu menjadi tempat yang berbahaya untuk pergi. Gunung Everest lebih mudah untuk didaki," ucapnya.

Baca juga: AD India Klaim Temukan Jejak Kaki Yeti di Pegunungan Himalaya

Pejabat senior polisi Sanjay Gunjiyal mengatakan, satu tim akan membutuhkan setidaknya waktu sepekan untuk mencapai daerah itu.

Sebelumnya, empat pendaki dalam kelompok itu telah berbalik dan kemudian membunyikan alarm tentang rekan mereka yang hilang.

Pendaki yang selamat kemudian dievakuasi dari markas mereka dengan helikopter.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pasukan Iran kepada Kapal Tanker Inggris: Jika Anda Patuh, Anda Bakal Selamat

Pasukan Iran kepada Kapal Tanker Inggris: Jika Anda Patuh, Anda Bakal Selamat

Internasional
Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang yang Tewaskan 34 Orang Pencandu Game

Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang yang Tewaskan 34 Orang Pencandu Game

Internasional
Joe Biden Kecam Keras Komentar Tercela Trump kepada 4 Anggota DPR AS

Joe Biden Kecam Keras Komentar Tercela Trump kepada 4 Anggota DPR AS

Internasional
Seorang Ibu Dipenggal Anaknya Disaksikan Bocah 4 Tahun

Seorang Ibu Dipenggal Anaknya Disaksikan Bocah 4 Tahun

Internasional
5 Kisah Anjing Setia: 'Menangis' di Peti Mati hingga Berkorban demi Majikan

5 Kisah Anjing Setia: "Menangis" di Peti Mati hingga Berkorban demi Majikan

Internasional
Iran Sita Kapal Tanker Inggris sebagai Balasan Setelah Kapal Mereka Ditangkap

Iran Sita Kapal Tanker Inggris sebagai Balasan Setelah Kapal Mereka Ditangkap

Internasional
Anjing Setia Ini Berjalan 200 Km Pulang ke Rumah Majikan yang Membuangnya

Anjing Setia Ini Berjalan 200 Km Pulang ke Rumah Majikan yang Membuangnya

Internasional
Terungkap, Ini Alasan Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang Beraksi

Terungkap, Ini Alasan Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang Beraksi

Internasional
AS Punya Bukti Kuat Tembak Jatuh Drone Iran

AS Punya Bukti Kuat Tembak Jatuh Drone Iran

Internasional
Ingin Berkencan dengan Awak Kabin Lufthansa, Pria 65 Tahun Buat Ancaman Bom Palsu

Ingin Berkencan dengan Awak Kabin Lufthansa, Pria 65 Tahun Buat Ancaman Bom Palsu

Internasional
Mantan Ratu Kecantikan Rusia Bantah Bercerai dari Eks Raja Malaysia

Mantan Ratu Kecantikan Rusia Bantah Bercerai dari Eks Raja Malaysia

Internasional
Pengacara Benarkan Mantan Raja Malaysia Bercerai dari Eks Miss Moscow

Pengacara Benarkan Mantan Raja Malaysia Bercerai dari Eks Miss Moscow

Internasional
Sempat Batal, India Jadwalkan Ulang Peluncuran Roket ke Bulan Senin Depan

Sempat Batal, India Jadwalkan Ulang Peluncuran Roket ke Bulan Senin Depan

Internasional
Inggris: Iran Memilih Langkah Berbahaya dengan Menahan Kapal Tanker

Inggris: Iran Memilih Langkah Berbahaya dengan Menahan Kapal Tanker

Internasional
Ingin Pergi ke Ghana, Seorang Pria Panjat Mesin Pesawat yang Hendak Terbang

Ingin Pergi ke Ghana, Seorang Pria Panjat Mesin Pesawat yang Hendak Terbang

Internasional
Close Ads X