Kompas.com - 27/05/2019, 13:22 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.

MANAUS, KOMPAS.com - Bentrokan terjadi di dalam penjara negara bagian di Brasil utara, Minggu (26/5/2019). Sebanyak 15 orang dilaporkan tewas dalam bentrok antarnarapidana tersebut.

Bentrokan terjadi di penjara negara bagian Amazonas, yang berlokasi sekitar 28 kilometer dari ibu kota negara bagian, Manaus, sekitar pukul 11.00 waktu setempat.

"Bentrokan terjadi antara dua kelompok tahanan," kata pejabat penjara regional, Kolonel Marcos Vinicius Almeida, dalam konferensi pers.

Kolonel Almeida menambahkan, di antara korban narapidana yang tewas, beberapa di antaranya terluka akibat tusukan benda tajam, diyakini dari sikat gigi yang dikikir.

Baca juga: Napi ISIS Picu Kerusuhan di Penjara Tajikistan, 32 Orang Tewas

Sementara korban lainnya tewas akibat dicekik. Penyelidikan telah dibuka untuk mengetahui penyebab perkelahian.

Dia menekankan bahwa pihak berwenang telah bereaksi dengan segera terhadap bentrokan yang terjadi sehingga dapat mencegah terjadinya hal yang lebih buruk.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di fasilitas penjara negara bagian Amazonas tersebut juga pernah terjadi pemberontakan oleh narapidana selama hampir 20 jam dan menyebabkan 56 orang tewas pada Januari 2017.

Brasil memiliki populasi penjara terbesar ketiga di dunia, dengan jumlah tahanan pada Juni 2016 mencapai sekitar 726.000 orang, menurut data statistik resmi.

Jumlah tersebut mencapai dua kali lipat dari kapasitas penjara di negara Brasil, yang mampu menampung 368.000 narapidana.

Dengan tingkat kepadatan tinggi, penjara Brasil telah diwarnai aksi kekerasan antar geng, kerusuhan, dan upaya pelarian yang tak jarang terjadi.

Pada September tahun lalu, orang-orang bersenjata lengkap menerobok masuk ke dalam penjara di timur Brasil menggunakan bahan peledak dan memberondong tembakan. Dalam insiden tersebut seorang polisi tewas dan 92 narapidana kabur.

Baca juga: Kerusuhan di Penjara Myanmar, Empat Tahanan Tewas

Di bulan April lalu, upaya meloloskan narapidana terjadi di penjara di Belem, dekat hutan Amazon. Pasukan bersenjata lengkap menyerang penjaga penjara untuk membebaskan rekan-rekannya. Sebanyak 21 orang tewas dalam upaya penyerbuan itu.

Pada Januari 2017, kepolisian Brasil menggelar perburuan besar-besaran, setelah 184 narapidana melarikan diri dari dua penjara di negara bagian Amazonas setelah aksi kekerasan selama 17 jam yang melibatkan sejumlah geng penjahat. Sebanyak 56 tahanan tewas, dengan banyak di antaranya dipenggal.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X