Menang Telak dalam Pemilu, PM India Minta Doa Restu Ibundanya

Kompas.com - 27/05/2019, 06:29 WIB
Perdana Menteri India, Narendra Modi (kiri) saat meminta doa restu dari ibundanya, Heeraben, di Ahmedabad, Gujarat, Minggu (26/5/2019). ANI / TWITTERPerdana Menteri India, Narendra Modi (kiri) saat meminta doa restu dari ibundanya, Heeraben, di Ahmedabad, Gujarat, Minggu (26/5/2019).

AHMEDABAD, KOMPAS.com - Perdana Menteri India Narendra Modi pergi mengunjungi ibundanya, Minggu (26/5/2019), usai kemenangan telak partainya dalam pemilu, sebelum menghadiri perayaan kemenangan di Varanasi.

Melalui akun media sosial Twitter miliknya, Modi, yang berusia 68 tahun, mengatakan bahwa dirinya hendak meminta doa restu dari ibundanya, Heeraben Modi (95), di kampung halamannya di Ahmedabad, negara bagian Gujarat.

PM Modi dikatakan rutin menemui ibunya sebelum agenda-agenda penting, seperti pemilihan, di sela kegiatannya yang padat. Ibunda perdana menteri kini tinggal bersama putranya yang paling muda, Pankaj Modi.

"Akan pergi ke Gujarat besok, untuk meminta doa restu dari ibu. Kemudian lusa, saya akan berada di Kashi untuk menyampaikan terima kasih kepada rakyat atas kepercayaan mereka kepada saya," tulis PM Modi di Twitter, Sabtu (25/5/2019).

Baca juga: PM Narendra Modi: Terima Kasih India!

Selain menemui ibunya, PM Modi juga menghadiri rapat umum, yang pertama sejak kemenangan partainya, Bharatiya Janata Party (BJP) dalam pemilihan parlemen atau Lok Sabha.

"Kita harus memanfaatkan waktu lima tahun ini untuk menyelesaikan permasalahan warga," ujar PM Modi di harapan para pendukungnya di Ahmedabad.

PM Modi menambahkan, adalah penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam pemerintahan pada tahun-tahun mendatang.

"Rakyat kali ini telah memilih untuk mendukung program-program kami dan pemerintahan yang kuat. Rakyat telah memilih stabilitas dan keamanan," kata Modi, yang akan mengambil sumpah jabatan perdana menteri untuk periode kedua pada Kamis mendatang.

"Lima tahun mendatang akan menjadi hal yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi India dan juga dunia. Sudah waktunya bagi India untuk mendapatkan kembali posisinya secara global. India akan mempengaruhi ekonomi dunia," lanjutnya.

Dia juga menyampaikan belasungkawa kepada 22 korban tewas dalam insiden kebakaran gedung perguruan tinggi di Surat, pekan lalu.

Varanasi, lokasi dilangsungkannya perayaan kemenangan pada Senin (27/5/2019), merupakan daerah pemilihan Modi dalam pemilu akbar India.

Varanasi sering disebut sebagai ibu kota suci India, salah satu tempat suci dalam kepercayaan Hindu, agama mayoritas penduduk India, di mana orang beriman akan dikremasi di atas tungku kayu bakar yang disusun di samping Sungai Gangga yang dianggap suci.

Kendati berasal dari Gujarat, namun PM Modi selalu menekankan bahwa dirinya bukan oleh luar bagi Varanasi, melainkan "putra tanah" kota suci itu.

Baca juga: Pemilu India, Modi Kejutkan Oposisi dengan Kemenangan Besar di Depan Mata

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP,NDTV
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gadis di Gresik Tulis Surat kepada PM Australia, Minta Hentikan Ekspor Sampah Plastik

Gadis di Gresik Tulis Surat kepada PM Australia, Minta Hentikan Ekspor Sampah Plastik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump | Astronot NASA Dikecam Pendukung Bumi Datar

[POPULER INTERNASIONAL] Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump | Astronot NASA Dikecam Pendukung Bumi Datar

Internasional
Trump Sebut Pemakzulan Dirinya Hoaks dan Memalukan

Trump Sebut Pemakzulan Dirinya Hoaks dan Memalukan

Internasional
Jelang Tahun Baru Imlek, 4 Orang di China Meninggal akibat Virus Corona

Jelang Tahun Baru Imlek, 4 Orang di China Meninggal akibat Virus Corona

Internasional
Popularitas Anjlok, Mahathir Sindir Rakyat yang Kembali Dukung Najib Razak

Popularitas Anjlok, Mahathir Sindir Rakyat yang Kembali Dukung Najib Razak

Internasional
Berjuluk 'Profesor', Pemimpin Baru ISIS Ini Dihargai Rp 68 Miliar

Berjuluk "Profesor", Pemimpin Baru ISIS Ini Dihargai Rp 68 Miliar

Internasional
Seorang Politisi Iran Tawarkan Rp 40 Miliar bagi yang Bisa Bunuh Trump

Seorang Politisi Iran Tawarkan Rp 40 Miliar bagi yang Bisa Bunuh Trump

Internasional
Pangeran Harry Susul Meghan Markle dan Anaknya ke Kanada

Pangeran Harry Susul Meghan Markle dan Anaknya ke Kanada

Internasional
Foto Bumi dari Luar Angkasa, Astronot NASA Ini Dikecam Penganut Teori Bumi Datar

Foto Bumi dari Luar Angkasa, Astronot NASA Ini Dikecam Penganut Teori Bumi Datar

Internasional
Iran Benarkan 2 Rudal Hantam Pesawat Ukraina

Iran Benarkan 2 Rudal Hantam Pesawat Ukraina

Internasional
Jelang Sidang Pemakzulan, Mayoritas Rakyat AS Dukung Trump Dilengserkan

Jelang Sidang Pemakzulan, Mayoritas Rakyat AS Dukung Trump Dilengserkan

Internasional
Ditekan AS, Korea Selatan Kirim Kapal Perang dan Tentara ke Selat Hormuz

Ditekan AS, Korea Selatan Kirim Kapal Perang dan Tentara ke Selat Hormuz

Internasional
Tim Pengacara Minta Trump Dibebaskan dari Tuduhan Pemakzulan di Senat AS

Tim Pengacara Minta Trump Dibebaskan dari Tuduhan Pemakzulan di Senat AS

Internasional
Gelar Baru Meghan Markle Disebut untuk Wanita yang Sudah Bercerai

Gelar Baru Meghan Markle Disebut untuk Wanita yang Sudah Bercerai

Internasional
Pemimpin ISIS Pengganti Abu Bakr al-Baghadadi Dikenali

Pemimpin ISIS Pengganti Abu Bakr al-Baghadadi Dikenali

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X