Kompas.com - 24/05/2019, 03:33 WIB
Perdana Menteri India Narendra Modi (kanan) didampingi Presiden Partai Bharatiya Janata (BJP) saat menyampaikan deklarasi kemenangan di markas partai di New Delhi, Kamis (23/5/2019). AFP / PRAKASH SINGHPerdana Menteri India Narendra Modi (kanan) didampingi Presiden Partai Bharatiya Janata (BJP) saat menyampaikan deklarasi kemenangan di markas partai di New Delhi, Kamis (23/5/2019).

NEW DELHI, KOMPAS,com - Perdana Menteri India Narendra Modi dan Partai Bharatiya Janata (BJP) dipastikan meraih kemenangan besar dalam gelaran pemilu 2019.

Meski belum ada pengumuman hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum India, namun perhitungan sementara telah menempatkan BJP dengan perolehan sekitar 300 kursi dari total 542 kursi di parlemen majelis rendah atau Lok Sabha.

Perolehan kursi partai tersebut bahkan lebih tinggi dibandingkan pemilu 2014, di mana BJP meraih 282 kursi.

Sebuah partai atau koalisi partai diharuskan meraih sedikitnya 272 kursi untuk mengamankan mayoritas dalam Lok Sabha.

Hasil pemilu tahun ini sekaligus menempatkan BJP sebagai partai pertama sejak 30 tahun terakhir yang mampu meraih mayoritas dalam dua pemilu berturut-turut sebagai partai tunggal dan bukan koalisi.

Baca juga: Pemilu India, Modi Kejutkan Oposisi dengan Kemenangan Besar di Depan Mata

Dan bersama koalisinya, Aliansi Nasional Demokrat (NDA) diperkirakan bakal meraih hingga 350 kursi di majelis rendah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara Narendra Modi yang telah dipastikan memenangkan pemilihan untuk kota Varanasi, akan menjadi perdana menteri non-Kongres pertama yang kembali berkuasa setelah masa jabatan lima tahun penuh.

Atas hasil perhitungan suara tersebut, Narendra Modi menyampaikan terima kasihnya kepada pendukungnya dan rakyat India atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya dan juga partainya.

"Terima kasih India! Kepercayaan yang diberikan kepada aliansi kami membuat kami rendah hati dan memberi kami kekuatan untuk bekerja lebih keras lagi dalam memenuhi aspirasi rakyat," tulis Modi lewat akun Twitter-nya, Kamis (23/5/2019).

Modi menambahkan, kemenangan yang diraih bukanlah oleh dirinya maupun partainya, melainkan kemenangan seluruh rakyat India.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.