Kompas.com - 24/05/2019, 09:48 WIB
Robert Bobby Long (65), yang telah memperkosa dan membunuh setidaknya delapan perempuan di Tampa Bay pada tahun 1980-an, AFP PHOTO / HANDOUTRobert Bobby Long (65), yang telah memperkosa dan membunuh setidaknya delapan perempuan di Tampa Bay pada tahun 1980-an,

RAIFORD, KOMPAS.com - Penjara negara bagian Florida, pada Kamis (23/5/2019), mengeksekusi mati seorang pembunuh berantai, 35 tahun usai kejahatannya.

Robert "Bobby" Long (65), yang telah memperkosa dan membunuh setidaknya delapan perempuan di Tampa Bay pada tahun 1980-an, dieksekusi mati pada pukul 18.55 waktu setempat.

"Eksekusi berjalan tanpa terjadi insiden," kata Michelle Glady, direktur komunikasi Departemen Koreksi Negara Bagian Florida, dalam pernyataannya, yang dikutip AFP.

Bobby dijatuhi hukuman mati pada September 1985 atas kasus pembunuhan seorang wanita setahun sebelumnya.

Selama masa penyelidikan, dia mengaku telah membunuh tujuh orang lain, serta melakukan beberapa perkosaan. Demikian menurut dokumen perintah eksekusi.

Baca juga: Iran Diam-diam Eksekusi Mati Dua Remaja Terkait Kasus Pemerkosaan

Bobby, ayah dari dua anak, mulai melakukan tindakan kejahatannya pada awal 1980-an.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Awalnya dia melakukan kejahatan pemerkosaan, yang memilih korbannya dari bagian iklan baris di koran lokal.

Modus yang digunakan adalah menghubungi wanita yang menjual barang, mendatangi rumah mereka, kemudian memperkosa mereka sebelum melarikan diri.

Hal itu dilakukan berulang kali hingga dia mendapat julukan "pemerkosa iklan baris".

Mulai 1984, kejahatan yang dilakukan Bobby meningkat menjadi pembunuhan.

Halaman:


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.