Jumlah Eksekusi Mati di Dunia Capai Titik Terendah dalam Satu Dekade

Kompas.com - 11/04/2019, 14:58 WIB
Ilustrasi hukuman mati. ShutterstockIlustrasi hukuman mati.
LONDON, KOMPAS.com - Eksekusi hukuman mati di seluruh dunia turun pada tahun lalu ke level terendah dalam satu dekade terakhir, meski beberapa negara mengalami kenaikan.
 
Demikian pernyataan Amnesty International pada Rabu (10/4/2019), seperti diwartakan oleh kantor berita AFP.
 
Secara total, angka hukuman mati turun di seluruh dunia dari setidaknya 993 pada 2017, menjadi setidaknya 690 pada tahun lalu.
 
 
Eksekusi hukuman mati turun di Iran sebesar 50 persen, menyusul perubahan undang-undang anti-narkotika. Selain itu, Irak, Pakistan, dan Somalia juga mengalami penurunan jumlah eksekusi.
 
Meski demikian terjadi peningkatan di Belarus, Jepang, Singapura, Sudan Selatan, dan Amerika Serikat. 
 
Sementara, Thailand memulai kembali eksekusi mati untuk pertama kalinya dalam satu dekade, dengan Sri Lanka yang akan menyusul.
 
Perhitungan Amnesty tidak termasuk China, yang jumlahnya menjadi rahasia negara. Organisasi itu memperkirakan ribuan orang dijatuhi hukuman mati dan dieksekusi di "Negeri Tirai Bambu" setiap tahun.
 
Secara rinci, dari jumlah 690 eksekusi mati, 253 berada di Iran, kemudian di susul Arab Saudi dengan 149, Vietnam dengan 85, dan Irak sebanyak 52. 
 
Keempat negara itu merupakan yang paling banyak menggunakan hukuman mati pada 2018.
 
Sekjen Amnesty International Juni Naidoo mengatakan, penurunan dramatis secara global membuktikan negara paling tidak mulai menyadari hukuman mati bukan jawaban untuk setiap kasus.
 
"Ini adalah indikasi penuh harapan, hanya masalah waktu sebelum hukuman kejam ini diserahkan kepada sejarah," ujarnya.
 
Sementara di tempat lain seperti Jepang, Singapura dan Sudan Selatan, tingkat eksekusi mencapai yang tertinggi dalam beberapa tahun.
 
Amnesty juga mencatat kekhawatiran atas lonjakan tajam dalam jumlah hukuman mati yang dijatuhkan di beberapa negara terutama Irak dan Mesir selama 2018.
 
Tetapi tinjauan tahunan Amnesty menemukan tren global menuju penghapusan hukuman mati.
 
Burkina Faso mengadopsi hukum pidana baru yang secara efektif melarang eksekusi mati, sementara Gambia dan Malaysia sama-sama mendeklarasikan moratorium resmi.
 
 
Sementara itu, pengadilan di negara bagian Washington menyatakan hukuman mati tidak konstitusional.
 
Amnesty juga menyoroti pengambil suara pada Desember lalu oleh Majelis Umum PBB yang memperlihatkan 121 negara mendukung moratorium hukuman mati secara global, dengan hanya 35 negara yang menentang.
 
"Perlahan tapi pasti, konsensus global sedang membangun untuk mengakhiri penggunaan hukuman mati," kata Naidoo.
 
 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X