Jenazah Ibu Disimpan di Loteng demi Tetap Dapatkan Uang Pensiun

Kompas.com - 22/05/2019, 11:36 WIB
Ilustrasi jenazah. Ilustrasi jenazah.
|

KIEV, KOMPAS.com - Seorang perempua mengaku telah menyimpan jenazah ibunya di loteng sejak lima bulan lalu agar tetap mendapatkan uang pensiun ibunya.

Perermpuan yang tak disebut identitasnya itu kemudian ditahan dengan dakwaan melakukan penipuan.

Dalam sebuah video perempuan asal desa Myktyv, Ukraina itu mengaku menyimpan jenazah ibunya karena tak mampu menggelar upacara pemakaman.

Baca juga: Pria Spanyol Simpan Jenazah Ibunya di Dalam Rumah selama Setahun

"Saya tak punya uang untuk memakamkan ibu. Kami lalu membungkus jenazah dan semua benda miliknya dengan selimut lalu memindahkan jenazahnya ke loteng," kata dia.

Namun, setelah menjalani pemeriksaan di markas kepolisian, perempuan itu membuat pengakuan yang mengejutkan.

Dia mengatakan, setelah ibunya meninggal dunia pada 2 Januari lalu, dia menyembunyikan jenazahnya dan berpura-pura kepada tetangga dan teman bahwa sang ibu masih hidup.

Dari perbuatannya itu, peremuan tersebut mengaku bisa mengambil uang pensiun ibunya sebesar Rp 4,3 juta per bulan.

Kini, perempuan tersebut terancam hukuman "kerja paksa" selama dua tahun dan harus mengembalikan uang yang diambilnya kepada negara.

Baca juga: Simpan Jenazah Bayi di Dalam Loker, Perempuan Jepang Ditangkap

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Mirror
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Keluarga Editor Mongabay Philip Jacobson yang Ditahan di Indonesia Sudah Diberi Tahu

Internasional
Sidang Pemakzulan Trump di Senat AS Dibuka dengan Perdebatan Sengit

Sidang Pemakzulan Trump di Senat AS Dibuka dengan Perdebatan Sengit

Internasional
Gadis di Gresik Tulis Surat kepada PM Australia, Minta Hentikan Ekspor Sampah Plastik

Gadis di Gresik Tulis Surat kepada PM Australia, Minta Hentikan Ekspor Sampah Plastik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump | Astronot NASA Dikecam Pendukung Bumi Datar

[POPULER INTERNASIONAL] Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump | Astronot NASA Dikecam Pendukung Bumi Datar

Internasional
Trump Sebut Pemakzulan Dirinya Hoaks dan Memalukan

Trump Sebut Pemakzulan Dirinya Hoaks dan Memalukan

Internasional
Jelang Tahun Baru Imlek, 4 Orang di China Meninggal akibat Virus Corona

Jelang Tahun Baru Imlek, 4 Orang di China Meninggal akibat Virus Corona

Internasional
Popularitas Anjlok, Mahathir Sindir Rakyat yang Kembali Dukung Najib Razak

Popularitas Anjlok, Mahathir Sindir Rakyat yang Kembali Dukung Najib Razak

Internasional
Berjuluk 'Profesor', Pemimpin Baru ISIS Ini Dihargai Rp 68 Miliar

Berjuluk "Profesor", Pemimpin Baru ISIS Ini Dihargai Rp 68 Miliar

Internasional
Seorang Politisi Iran Tawarkan Rp 40 Miliar bagi yang Bisa Bunuh Trump

Seorang Politisi Iran Tawarkan Rp 40 Miliar bagi yang Bisa Bunuh Trump

Internasional
Pangeran Harry Susul Meghan Markle dan Anaknya ke Kanada

Pangeran Harry Susul Meghan Markle dan Anaknya ke Kanada

Internasional
Foto Bumi dari Luar Angkasa, Astronot NASA Ini Dikecam Penganut Teori Bumi Datar

Foto Bumi dari Luar Angkasa, Astronot NASA Ini Dikecam Penganut Teori Bumi Datar

Internasional
Iran Benarkan 2 Rudal Hantam Pesawat Ukraina

Iran Benarkan 2 Rudal Hantam Pesawat Ukraina

Internasional
Jelang Sidang Pemakzulan, Mayoritas Rakyat AS Dukung Trump Dilengserkan

Jelang Sidang Pemakzulan, Mayoritas Rakyat AS Dukung Trump Dilengserkan

Internasional
Ditekan AS, Korea Selatan Kirim Kapal Perang dan Tentara ke Selat Hormuz

Ditekan AS, Korea Selatan Kirim Kapal Perang dan Tentara ke Selat Hormuz

Internasional
Tim Pengacara Minta Trump Dibebaskan dari Tuduhan Pemakzulan di Senat AS

Tim Pengacara Minta Trump Dibebaskan dari Tuduhan Pemakzulan di Senat AS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X