Beli Manual Penerbangan F-16 di Lelang Online, Pria Rusia Ditahan di AS

Kompas.com - 17/05/2019, 22:27 WIB
Ilustrasi jet tempur F-16 AS. SHUTTERSTOCKIlustrasi jet tempur F-16 AS.

UTAH, KOMPAS.com - Seorang pria Rusia ditahan di Amerika Serikat setelah membeli manual F-16 di situs lelang online. Dia dituduh telah berkonspirasi menentang pemerintah AS.

Pria Rusia tersebut, yang diidentifikasi bernama Oleg Tishchenko, dalam dokumen pengadilan, yang memuat pernyataan tertulisnya, bersikeras bahwa dirinya membutuhkan manual jet tempur tersebut untuk membuat permainan simulator.

Tishchenko, yang ditahan oleh pengadilan di negara bagian Utah, mengatakan bahwa dirinya telah mencari di situs lelang online pada 2011 untuk mendapatkan manual penerbangan jet tempur F-16 yang sebenarnya.

Namun dokumen itu tidak dapat dikirim langsung ke Rusia dengan alasan pihak penjual tidak diizinkan melakukan pengiriman barang ke luar negeri, sehingga dia meminta bantuan kepada anggota forum permainan Digital Combat Simulator (DCS).

Baca juga: Jet Tempur F-16 Belanda Tertembak Pelurunya Sendiri

Salah seorang anggota forum di Texas menyetujui untuk membantu mengirim dokumen tersebut ke Moskwa, yang dilakukannya pada tahun itu juga.

Meski pengirim mengaku tidak sampai melihat pada isi dokumen rahasia tersebut dan diyakinkan bahwa teks di dalamnya telah usang, mengirimkannya ke luar negeri tetap melanggar undang-undang ekspor senjata, karena dokumen manual jet tempur termasuk dalam daftar amunisi AS dan memerlukan izin khusus untuk mengirimkannya ke luar negeri.

Tishchenko kemudian didakwa kembali pada 2016, tetapi baru dapat ditangkap tahun ini, setelah dia melakukan perjalanan ke Georgia, yang kemudian mengekstradisinya ke AS.

Dia dikenai tuduhan melakukan konspirasi melawan AS, penyelundupan, dan melanggar Undang-Undang Kontrol Ekspor Senjata.

Kedutaan Rusia di Washington menyebut kemungkinan Tishchenko telah sengaja dijebak oleh otoritas AS.

"Ada tanda-tanda provokasi oleh agen khusus AS," kata kedutaan, yang telah berjanji akan memberikan bantuan konsuler yang diperlukan untuk melindungi hak-hak hukum warganya yang ditahan.

Tishchenko kini ditahan di Penjara Weber County di Utah. Dia mengaku bekerja untuk Eagle Dynamics, perusahaan pengembang perangkat lunak yang berbasis di Rusia dan telah menciptakan permainan simulator penerbangan terkenal.

Dia mengaku bahwa dokumen manual tersebut sangat penting untuk memahami cara kerja jet tempur AS yang kan dimasukkan dalam proyek terbaru mereka.

Baca juga: F-16 Tabrak Gudang di California, Pilot Berhasil Selamat

Dilansir Russian Times, hasil penyelidikan terhadap kasus ini menemukan jika Tishchenko telah mengumpulkan manual penerbangan untuk sejumlah jet tempur, serta melelang dokumen F-16A untuk pembeli di Siprus, Jepang, Belanda, Australia, Jerman, dan Taiwan antara 2012 dan 2015.

"Kami membutuhkannya untuk pekerjaan kami," tulis Tishchenko dalam pernyataan tertulisnya kepada pengadilan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Internasional
Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X