Kompas.com - 07/05/2019, 16:06 WIB

SINGAPURA, KOMPAS.com - Seorang pelajar berusia 15 tahun ditipu agar berpura-pura diculik supaya mendapat kiriman senilai 20.000 yuan atau sekitar Rp 42,2 juta dari orangtuanya sebagai uang tebusan.

Diwartakan Straits Times, insiden tersebut terjadi pada Rabu (1/5/2019) yang melibatkan seorang pelajar asal China yang menempuh pendidikan di Singapura.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Senin (6/5/2019), polisi Singapura menyatakan remaja tersebut menerima panggilan dari seorang penipu yang mengaku sebagai polisi China.

Baca juga: Peringatkan China, Jepang Disebut Bakal Tempatkan 300 Tentara ke Kapal Perang

Si penipu mengatakan kepada remaja tersebut bahwa ada surat perintah polisi China atas pelanggaran pencucian uang.

Korban diminta untuk mentransfer sejumlah uang ke sebuah rekening bank di China jika ingin membatalkan surat perintah penangkapannya.

Menurut keterangan polisi, remaja itu tidak punya uang. Penipu menyuruh korban untuk meminta uang dari orangtuanya.

Penipu kemudian menyarankan agar korban berpura-pura diculik agar orangtuanya mau membayar uang tebusan.

Mengikuti perintah pelaku, remaja itu akhirnya check-in ke sebuah kamar hotel di Orchard Road pada 1 Mei lalu.

"Dia diminta untuk tidak menghubungi siapa pun, dan mengambil foto dirinya yang sedang diikat," demikian pernyataan polisi.

Kemudian, dia mengirim foto itu kepada orangtuanya di China dan meminta uang tebusan untuk ditransferkan ke rekening bank China.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.