Pakai Mahkota Emas 7,3 Kg, Berapa Biaya Penobatan Raja Thailand?

Kompas.com - 05/05/2019, 11:39 WIB
Raja Thailand Maha Vajiralongkorn pada upacara penobatannya di Grand Palace di Bangkok, Thailand, Sabtu (4/5/2019). (Pool TV Thailand/REUTERS) REUTERS TVRaja Thailand Maha Vajiralongkorn pada upacara penobatannya di Grand Palace di Bangkok, Thailand, Sabtu (4/5/2019). (Pool TV Thailand/REUTERS)

BANGKOK, KOMPAS.com - Raja Thailand Maha Vajiralongkorn akan memulai penobatan hari kedua pada Minggu (5/5/2019).

Dia akan dibawa dengan tandu emas melalui wilayah bersejarah Bangkok agar masyarakat dapat menyaksikan dan lebih dekat dengan raja mereka.

Diwartakan AFP, pada Minggu pagi, raja memberikan gelar kerajaan pada anggota keluarga.

Baca juga: Setelah Dinobatkan, Raja Thailand Maha Vajiralongkorn Ditandu ke Kuil Buddha

Sementara pada sore hari, sang raja akan muncul dari istana sementara tentara mengenakan topi merah kerucut sambil membawa payung berjenjang.

Pada Sabtu (4/5/2019), penobatan raja dimulai. Dia diurapi dengan air suci yang dikumpulkan dari 76 provinsi di Thailand.

Kemudian, dia menempatkan Mahkota Kemenangan Agung dari emas di atas kepalanya.

Laporan CNN menyebutkan, mahkota berjenjang itu memiliki berat 7,3 kg. Dari takhta berhiaskan emas, sang raja memberikan audiensi kepada pemimpin penting di Thailand.

Mereka termasuk anggota keluarga kerajaan, dewan penasihat, kabinet pemerintahan, dan pejabat senior lainnya.

Pihak berwenang mengonfirmasi, ada sekitar 1 miliar baht atau sekitar Rp 446 miliar yang disiapkan untuk penobatan raja.

Jumlah tersebut sekitar sepertiga dari biaya pemakaman ayahnya pada 2017.

Halaman:


Sumber CNN,AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X