Video Penembakan Masjid di Christchurch Masih Beredar di Facebook

Kompas.com - 03/05/2019, 10:41 WIB
Petugas menghalangi warga mendekat ke area yang disterilkan pasca-insiden penembakan di Masjid Al Noor, Kota Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019). Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, dalam keterangannya mengatakan, sedikitnya 40 orang tewas dan 20 lainnya luka parah dalam serangan teror tersebut. ANTARA FOTO/REUTERS/STRINGERPetugas menghalangi warga mendekat ke area yang disterilkan pasca-insiden penembakan di Masjid Al Noor, Kota Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019). Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, dalam keterangannya mengatakan, sedikitnya 40 orang tewas dan 20 lainnya luka parah dalam serangan teror tersebut.

CHRISTCHURCH, KOMPAS.com - Setelah 7 pekan sejak serangan teroris di masjid Selandia Baru disiarkan langsung di Facebook, salinan video tersebut masih beredar di media sosial.

Diwartakan CNN, Kamis (2/5/2019), video tersebut masih dapat ditemukan di Facebook dan Instagram.

Hal itu menjadi tantangan perusahaan teknologi dalam memerangi penyebaran supremasi kulit putih dan konten terkait teror lainnya.

Baca juga: Christchurch Digegerkan Temuan Bom dan Amunisi di Lahan Kosong

Ada 9 video yang tersebar di Facebook dan Instagram memperlihatkan bagian dari siaran langsung asli milik teroris.

Masih beredarnya video teror tersebut diidentifiksi oleh Eric Feinberg dari Global En Enforcement Property Center Global.

Sebelumnya, Facebook menyatakan telah menghapuskan semua salinan video penembakan masjid di Christchurch, yang menewaskan 51 orang.

Dalam satu unggahan di Instagram, salinan video itu masih beredar dengan ditutupi fitur "konten sensitif". Rekaman tersebut pun telah ditonton sampai 8.000 kali hingga Rabu lalu.

Seperti diketahui, Facebook gagal menghentikan siaran langsung serangan penembakan. Perusahaan yang didirikan Mark Zuckerberg itu baru menghapus video itu setelah dihubungi polisi Selandia Baru.

Pelaku diidentifikasi bernama Brenton Tarrant. Dia harus menghadapi persidangan atas serangan terhadap dua masjid, yang sedang menampung jemaah untuk melaksanakan sholat Jumat.

Melansir dari AFP, dia sekarang berada di penjara dengan keamanan maksimum dan menjalani tes psikiatris.

Satu korban terluka meninggal pada Kamis (2/5/2019) sehingga jumlah kematian bertambah menjadi 51 orang.

Baca juga: Korban Tewas Penembakan Masjid di Selandia Baru Bertambah Jadi 51 Orang

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan, 9 orang masih berada di rumah sakit dan semuanya berada dalam kondisi stabil.

"Pria ini telah berada dalam perawatan intensif sejak serangan itu. Kita semua mengharapkan yang terbaik," katanya.

"Namun, dia meninggal karena cedera akibat aksi penembakan di masjid Al Noor," imbuhnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber CNN,AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X