Kompas.com - 02/05/2019, 16:58 WIB
Riley Howell. Mahasiswa 21 tahun yang tewas ketika berusaha menghentikan pelaku penembakan Universitas North Carolina, Amerika Serikat, pada Selasa (30/4/2019). via CNNRiley Howell. Mahasiswa 21 tahun yang tewas ketika berusaha menghentikan pelaku penembakan Universitas North Carolina, Amerika Serikat, pada Selasa (30/4/2019).

CHAPEL HILL, KOMPAS.com - Seorang mahasiswa Universitas North Carolina (NCU), Amerika Serikat (AS), dilaporkan tewas ketika berusaha menghentikan pelaku penembakan.

Ketika pelaku penembakan memasuki ruang kelas NCU yang berada di Kampus Charlotte, Riley Howell langsung berlari dan menerjangnya, begitu menurut keterangan polisi dan keluarganya.

Namun seperti diwartakan CNN Rabu (1/5/2019), bibi Howell, Morgan Howell Moylan menuturkan, keponakannya itu ditembak di "titik buta" ketika berusaha mencegah pelaku.

Baca juga: Penembakan di Sebuah Kampus di Amerika Serikat, 2 Tewas

Sementara mahasiswa lainnya, Reed Parlier, juga menjadi korban tewas dalam insiden yang berlangsung Selasa (30/4/2019) ketika presentasi akhir kelas Studi Liberal.

Kepala Polisi Charlotte-Mecklenburg Kerry Putney berujar, Howell langsung menerjang dan berusaha mengunci kakinya. Sebuah tindakan bela diri yang kerap dilakukan polisi.

"Dia merupakan pemuda yang atletis. Dia maju dan menghadapi pelaku itu," terang Putney. "Dia kehilangan nyawanya demi menyelamatkan orang lain," lanjut dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Howell yang merupakan mahasiswa 21 tahun disebut Putney adalah seorang pahlawan karena melakukan rekomendasi penegak hukum jika menghadapi situasi penembakan.

Putney mengatakan berdasarkan rekomendasi polisi, yang dilakukan ketika terjadi penembakan adalah lari, bersmebunyi, atau menghadapi si pelaku.

"Dia tidak mempunyai tempat untuk kabur maupun lari. Jadi dia lebih memulih untuk melakukan yang terakhir," puji Putney. Morgan menambahkan, dia tidak kaget dengan perbuatan keponakannya.

Howell merupakan satu dari tiga bersaudara yang lahir dan besar di peternakan Waynesville. Dia menghabiskan waktu untuk bekerja dengan petugas penyelamat.

Dia telah bermimpi untuk mengabdi sebagai tentara atau pemadam kebakaran. "Dia merupakan pelindung semua orang. Anda bakal merasa aman ketika bersama Riley," ujar Morgan.

Keluarga Howell dalam keterangan resmi menyatakan bahwa Howell merupakan orang yang tidak menyesal melakukan apa yang diyakininya dan siap membantu orang lain.

"Keyakinannya kuat dan dia mengetahui jika seseorang membutuhkan bantuannya. Dia tetap menjadi orang yang bisa diandalkan hingga saat terakhir," ujar keluarga Howell.

Selain Howell dan Parlier, terdapat empat korban luka dalam penembakan tersebut. Salah satunya adalah Rami al-Ramadhan yang berasal dari Saihat, Arab Saudi.

Baca juga: Polisi Buru Pelaku Penembakan Pria di Eks Lokalisasi Palembang



Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X