Penembakan di Sebuah Kampus di Amerika Serikat, 2 Tewas

Kompas.com - 01/05/2019, 07:48 WIB
Keluarga para mahasiswa Universitas North Carolina menunggu dan mencoba menghubungi teman atau kerabat mereka yang masih berada di dalam kampus usai insiden penembakan yang menewaskan dua orang, Selasa (30/4/2019). AFP/LOGAN CYRUS Keluarga para mahasiswa Universitas North Carolina menunggu dan mencoba menghubungi teman atau kerabat mereka yang masih berada di dalam kampus usai insiden penembakan yang menewaskan dua orang, Selasa (30/4/2019).

CHARLOTTE, KOMPAS.com - Dua orang tewas dan setidaknya empat lainnya terluka akibat penembakan di Universitas North Carolina kampus Charlotte, Selasa (30/4/2019).

Kantor urusan darurat universitas mencuitkan peringatan terkait adanya penembakan di kampus sekitar pukul 06.00 waktu setempat.

Penembakan itu terjadi tepat di hari yang disebut para mahasiswa sebagai hari terakhir perkuliahan.

Baca juga: Rabi Korban Penembakan Kisahkan Tragedi di Sinagoge


"Lari, sembunyi, melawan. Amankan diri kalian segera," demikian isi cuitan itu.

Stasiun televisi WSOC-TV mengabarkan, dua orang tewas sedangkan dua lainnya kritis akibat luka yang mereka derita.

Selain itu dua orang lagi mengalami luka yang tak membahayakan jiwa dan mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, polisi sudah membenarkan bahwa pelaku penembakan, yang disebut stasiun televisi NBC Charlotte sebagai mahasiswa sejarah berusia 22 tahun, sudah diamankan.

Sedangkan stasiun televisi lokal yang berafiliasi dengan Fox menyebut kedua korban tewas adalah mahasiswa berusia 17 dan 18 tahun.

"Lokasi kejadian sudah diamankan. Satu orang ditahan. Tak ada orang lain yang terlibat," demikian kepolisian Charlotte-Mecklenburg lewat akun Twitter-nya.

Wali kota Charlotte Vi Lyles mengatakan, dirinya amat terkejut saat mendengar aksi berdarah itu.

Baca juga: Pelaku Penembakan Sinagoge AS Puji Teroris Penembak Masjid Selandia Baru

"Doa saya bersama keluarga korban meninggal dunia, yang terluka, seluruh komunitas kampus, serta keberanian petugas yang datang untuk membantu," ujar Lyles.

Penembakan ini terjadi hanya beberapa hari setelah seorang remaja menembaki sebuah sinagoga di Poway, California yang menewaskan satu orang dan melukai tiga orang lainnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

Internasional
Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Internasional
Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Internasional
AS 'Tendang' Turki dari Program Jet Tempur F-35

AS "Tendang" Turki dari Program Jet Tempur F-35

Internasional
Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Internasional
Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Internasional
Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

Internasional
Gembong Narkoba Meksiko 'El Chapo' Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Gembong Narkoba Meksiko "El Chapo" Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Internasional
Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Internasional
LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

Internasional
Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Internasional
Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Internasional
Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Internasional
Close Ads X