Anak dari Perempuan Yazidi yang Diperkosa Anggota ISIS Tak Diterima di Irak

Kompas.com - 29/04/2019, 11:47 WIB
Kelompok minoritas Yazidi, Irak, melarikan diri dari kekerasan ISIS di kota Sinjar, Irak. Mreka berjalan menuju perbatasan Suriah, di pinggiran gunung Sinjar. (Foto: Ilustrasi) AFPKelompok minoritas Yazidi, Irak, melarikan diri dari kekerasan ISIS di kota Sinjar, Irak. Mreka berjalan menuju perbatasan Suriah, di pinggiran gunung Sinjar. (Foto: Ilustrasi)

BAHGDAD, KOMPAS.com - Irak akan menerima kepulangan para perempuan Yazidi yang dulu dijadikan budak seks oleh ISIS.

Meski demikian, anak-anak mereka terancam tidak bisa mendapat kehidupan lebih baik di Irak.

Diwartakan Al Jazeera, Senin (29/4/2019), anak-anak perempuan Yazidi yang diperkosa oleh anggota ISIS tidak diizinkan untuk bergabung dengan masyarakat di Irak bagian utara.

Baca juga: Perempuan ISIS Diadili karena Biarkan Gadis Cilik Yazidi Mati Kehausan

Demikian pernyataan pemimpin sekte kepercayaan minoritas yang berada di negara itu.

Dalam sebuah pernyataan, Dewan Spiritual Tertinggi Yazidi merevisi bahwa penerimaan semua penyintas ke dalam masyarakat tidak termasuk anak-anak yang lahir dari perkosaan.

Sebaliknya, anak-anak yang lahir dari orangtua Yazidi yang dapat diterima.

Anak-anak yang lahir dari pemerkosaan oleh anggota ISIS telah menjadi subjek perdebatan sengit di komunitas kecil itu.

Mereka hanya mengakui anak-anak sebagai Yazidi jika kedua orangtua mereka berasal dari sekte tersebut.

Sekte itu juga meyakini perempuan yang menikah dengan di luar dari komunitas mereka tidak lagi menjadi seorang Yazidi.

Seperti diketahui, setahun setelah ISIS menyerbu jantung Yazidi di wilayah Sinjar, Irak, dan membantai para pria Yazidi, ribuan perempuan kemudian menjadi budak seks.

Awalnya, Kepala Dewan Imam Tertingi Yazidi Hazem Tahsin mengeluarkan perintah untuk menerima semua korban kejahatan ISIS.

Keputusan itu dipuji oleh para aktivis Yazidi karena anak-anak yang lahir dari perkosaan akan diizinkan untuk hidup dengan kerabat Yazidi mereka.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Al Jazeera
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X