Perempuan ISIS Diadili karena Biarkan Gadis Cilik Yazidi Mati Kehausan

Kompas.com - 09/04/2019, 11:38 WIB
Kelompok minoritas Yazidi, Irak, melarikan diri dari kekerasan ISIS di kota Sinjar, Irak. Mreka berjalan menuju perbatasan Suriah, di pinggiran gunung Sinjar. (Foto: Ilustrasi) AFPKelompok minoritas Yazidi, Irak, melarikan diri dari kekerasan ISIS di kota Sinjar, Irak. Mreka berjalan menuju perbatasan Suriah, di pinggiran gunung Sinjar. (Foto: Ilustrasi)

BERLIN, KOMPAS.com - Seorang perempuan Jerman yang bergabung dengan kelompok ISIS diadili atas tudingan melakukan kejahatan perang.

Pasalnya, perempuan itu diyakini telah membiarkan seorang gadis Yazidi berusia lima tahun mati kehausan.

Diwartakan kantor berita AFP, pengacara hak asasi manusia yang berpusat di London, Amal Clooney, menjadi bagian dari tim yang mewakili ibu gadis Yazidi itu, yang juga telah meninggal dunia.

Namun, Clooney dijadwalkan tidak muncul dalam persidangan yang akan digelar pada Selasa (8/3/2019) di Munich waktu setempat.


Baca juga: Irak Bongkar Kuburan Massal Pertama Etnis Yazidi Korban ISIS

Terdakwa diidentifikasi sebagai Jennifer W, berusia 27 tahun. Dia akan menghadapi hukuman seumur hidup jika terbukti melakukan kejahatan perang, pembunuhan, bergabung dalam organisasi teroris, dan pelanggaran senjata.

Melansir dari media lokal mingguan, Der Spiegel, terdakwa yang juga ibu dari seorang anak perempuan sebelumnya berbicara panjang lebar kepada seorang informan FBI yang menyamar.

Sementara itu, jaksa penuntut di Jerman menuduh suaminya sebagai anggota ISIS yang membeli anak Yazidi beserta ibunya untuk dijadikan budak ketika tinggal di Mosul, Irak, yang kala itu diduduki ISIS pada 2015.

"Setelah gadis itu jatuh sakit dan membasahi kasurnya, suami terdakwa merantainya di luar sebagai hukuman," demikian tuduhan jaksa.

"Dia membiarkan anak itu mati karena kehausan yang menyakitkan dalam panas terik," tuturnya.

Baca juga: ISIS Terkepung, Anak-anak Etnis Yazidi Kini Pulang ke Kampung Halaman

"Terdakwa mengizinkan suaminya bertindak demikian dan tidak melakukan apa pun untuk menyelematkan gadis itu," imbuhnya.

Media Jerman menyebut suami Jennifer bernama Taha Sabah Noori Al-J. Dilaporkan pula bahwa Jennifer bahkan pernah menodongkan pistol ke kepala perempuan Yazidi tersebut.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X