Perempuan Ini Punya 44 Orang Anak dan Mengurus Mereka Sendirian

Kompas.com - 26/04/2019, 08:08 WIB
Beginilah kondisi sebagian anak-anak Mariam Nabatanzi, seorang perempuan asal Uganda. Dia memiliki 44 orang anak dengan anak tertuanya berusia 23 tahun (berdiri di kiri).Mirror/Alamy Beginilah kondisi sebagian anak-anak Mariam Nabatanzi, seorang perempuan asal Uganda. Dia memiliki 44 orang anak dengan anak tertuanya berusia 23 tahun (berdiri di kiri).

KAMPALA, KOMPAS.com - Berapa banyak seorang perempuan bisa melahirkan anak? Tiga, empat atau mungkin beberapa bisa memiliki anak hingga lebih dari lima orang.

Namun, Mariam Nabatanzi, perempuan asal Uganda, memegang rekor dalam hal melahirkan anak-anak.

Saat dia baru usia 36 tahun dan hanya dari satu suami, perempuan ini sudah memiliki 44 orang anak.

Kini, Mariam (39) memiliki tiga kembar empat, empat kembar tiga, dan enam pasang anak kembar.


Baca juga: Perempuan di AS Ditahan akibat Kirim 150.000 Pesan Teks ke Seorang Pria

Celakanya, sang suami pergi meninggalkan Mariam tiga tahuh lalu dan kini dia seorang diri mengurus keluarga besarnya itu.

Mariam menikah saat baru berusia 12 tahun dan saat itu suaminya berusia 40 tahun.

Setahun kemudian, Mariam melahirkan anak kembar.

Saat melahirkan anak kembarnya itu, Mariam pergi ke dokter dan dia diberitahu memiliki kandungan yang amat besar.

Dokter mengatakan, pil KB bisa mengakibatkan gangguan kesehatan untuk Mariam dan sejak saat itu dia terus melahirkan anak.

Keluarga besar amat lazim di Afrika. Di Uganda, perempuan negeri itu rata-rata melahirkan 5,6 anak.

Sehingga, kondisi ini membuat Uganda menjadi negara Afrika dengan angka kelahiran tertinggi menurut data World Bank.

Meski demikian, Mariam dan 44 anaknya tetap saja membuat rakyat Uganda terperangah.

Saat baru berusia 23 tahun, Mariam sudah memiliki 25 anak dan sudah meminta dokter membantunya menghentikan dirinya terus melahirkan.

Baca juga: Melahirkan di Toilet, Perempuan Jepang Tinggalkan Bayinya Begitu Saja

Sekali lagi, dokter tak bisa berbuat apa-apa karena kandungan Mariam memang amat besar.

Namun, saat kehamilan terakhirnya sekitar 2,5 tahun lalu, Mariam mengalami komplikasi.

Halaman:


Terkini Lainnya

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Internasional
Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Internasional
PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

Internasional
Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Internasional
Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Internasional
Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Internasional
Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Internasional
Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Internasional
Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Internasional
Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Internasional
Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Internasional
Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Internasional
Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Internasional
Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Internasional

Close Ads X