Selidiki Serangan Bom, Presiden Sri Lanka Segera Tunjuk Komite Investigasi Khusus

Kompas.com - 22/04/2019, 16:32 WIB
Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena. AFP / LAKRUWAN WANNIARACHCHIPresiden Sri Lanka Maithripala Sirisena.

COLOMBO, KOMPAS.com - Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena mengumumkan bakal segera menunjuk komite investigasi khusus untuk menyelidiki kasus serangan bom di gereja dan hotel pada Minggu (21/4/2019) lalu.

Presiden Sirisena menyatakan akan mengumumkan penunjukkan komite khusus tersebut dalam 24 jam ke depan dan akan memberi waktu hingga dua pekan untuk menyampaikan laporannya.

Dilansir dari situs berita resmi pemerintah Sri Lanka, news.lk, komite khusus tersebut nantinya akan dipimpin oleh Hakim Mahkamah Agung dan bertugas menyelidiki penyebab serta fakta dalam tragedi yang menewaskan hampir 300 orang itu.

Baca juga: Korban Tewas Ledakan Bom Sri Lanka Capai 290 Orang, Polisi Tahan 24 Orang

Termasuk juga menyelidiki latar belakang dari terjadinya malapetaka itu, serta faktor-faktor lain yang mendorong serangan yang sangat besar itu.

"Komite akan ditunjuk dalam 24 jam ke depan dan harus menyerahkan laporannya dalam dua pekan," ujar sekretaris kepresidenan, Udaya R Seneviratne, dikutip news.lk.

Sementara itu, Kementerian Kehakiman Sri Lanka telah mendesak kepada Pejabat Medis Yudisial (JMO) untuk mengunjungi rumah sakit dan mendorong percepatan dalam investigasi jenazah korban serangan bom.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam pernyataannya, kementerian mengatakan jenazah para korban harus segera diserahkan kembali kepada keluarga korban.

"Oleh karena itu, kami meminta JMO untuk mengunjungi rumah sakit tempat jenazah para korban dan melakukan investigasi yang relevan," kata kementerian.

Sebelumnya, Presiden Sirisena menyatakan terkejut, terluka, dan cemas atas serangan ledakan bom di tempat ibadah serta hotel yang banyak dikunjungi warga itu.

Sirisena mengimbau kepada rakyat Sri Lanka untuk bertindak hati-hati dan penuh kesabaran, serta untuk tidak mudah percaya oleh kabar desas-desus yang menyesatkan.

Presiden turut mengajak masyarakat untuk mendukung dan mau bekerja sama dengan pemerintah dalam langkah-langkah menyikapi tragedi ini.

Baca juga: Siapa Itu National Thowheeth Jamaath yang Disebut dalam Ledakan Bom Sri Lanka?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber News.lk
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.