Pria Singapura Dituduh Danai Publikasi Propaganda ISIS

Kompas.com - 15/04/2019, 21:33 WIB
Ilustrasi pengadilan. SHUTTERSTOCKIlustrasi pengadilan.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Seorang pria Singapura didakwa telah menyediakan uang untuk publikasi propaganda ISIS demi tujuan terorisme.

Imran Kassim (35) ditahan pada Agustus 2017 di bawah Undang-Undang Keamanan Dalam Negeri (ISA) setelah berniat melakukan kekerasan bersenjata di luar negeri.

Namun hasil investigasi yang dilakukan Departemen Urusan Perniagaan menemukan bahwa Imran telah menyerahkan uang sebesar 450 dollar Singapura (sekitar Rp 4,6 juta) kepada seorang pria Turki.

"Uang tersebut diyakini telah digunakan untuk mempublikasikan propaganda ISIS," kata Kementerian Dalam Negeri Singapura dalam pernyataannya, dikutip Channel News Asia, Senin (15/4/2019).

Menurut dokumen pengadilan, Imran diduga melakukan transfer uang pada 31 Oktober 2014 melalui layanan pengiriman uang Western Union Global Network kepada seseorang bernama Mohammad Alsaied Alhimdan.

Baca juga: Rencana Irak Adili Anggota Asing ISIS dengan Imbalan Uang Dikecam

"Tindakan menyediakan uang untuk mendukung tujuan teroris merupakan sebuah pelanggaran serius di bawah Undang-Undang Terorisme, tak peduli berapa jumlah uangnya," lanjut pernyataan kementerian.

Jika dinyatakan bersalah, perintah penahanan terhadap Imran akan dibatalkan dan terdakwa akan menjalani hukuman penjara yang dijatuhkan oleh pengadilan.

"Untuk mencegah terdakwa menyebarkan gagasan radikalnya ke tahanan lain, dia akan ditaha secara terpisah dan akan terus menjalani rehabilitasi sambil menjalani hukuman penjara," tambah kementerian.

Di akhir masa hukuman, terdakwa akan menjalani penilaian untuk melihat tingkat keberhasilan proses rehabilitasi.

"Jika hasil penilaian menunjukkan dia masih menjadi ancaman, ada kemungkinan dia akan kembali ditahan di bawah Undang-Undang Keamanan Dalam Negeri," kata kementerian.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X