Shamima Begum: Saya Dicuci Otak oleh ISIS

Kompas.com - 02/04/2019, 15:16 WIB
Shamima Begum. Remaja 19 tahun yang kabur dari Inggris dan bergabung dengan ISIS pada 2015. BBC via Daily MirrorShamima Begum. Remaja 19 tahun yang kabur dari Inggris dan bergabung dengan ISIS pada 2015.

BAGHOUZ, KOMPAS.com - Nasi sudah menjadi bubur. Itulah yang dirasakan Shamima Begum setelah memilih bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS) empat tahun silam.

Inggris memutuskan mencabut kewarganegaraan Shamima setelah dia diduga punya paspor Bangladesh. Namun Dhaka kemudian memberikan bantahan.

Baca juga: Minta Kesempatan Kedua, Pengantin ISIS Shamima Menyesal Punya Anak di Suriah

Tanpa kewarganegaraan, Shamima pun kini harus tinggal di kamp pengungsian al-Hawl milik Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang berlokasi di kawasan utara negara itu.

"Saya duduk dan memikirkan berapa lama saya harus tinggal di sini. Kini, saya harus menerima fakta itu, dan menganggapnya sebagai rumah sendiri," kata Shamima.

Bersama dua temannya Kadiza Sultana dan Amira Abase, Shamima kabur dari kampung halaman mereka di Bethnal Green, London, dan bertolak ke Suriah.

Di sana, dia menikah dengan anggota asal Belanda bernama Yago Riedijk. Pasangan itu melarikan diri ketika SDF menggempur benteng terakhir ISIS di Baghouz.

Di kamp pengungsi berisi 1.555 perempuan dan anak-anak terduga anggota ISIS, remaja 19 tahun itu melahirkan bayi yang dia beri nama Jarrah.

Namun, anak ketiga Shamima itu meninggal dalam usia tiga pekan pada Maret lalu setelah disebut mengalami infeksi di paru-parunya.

Dalam wawancara dengan The Times dilansir Sky News Selasa (2/4/2019), Shamima pun mengaku menyesal punya anak ingin diberikan kesempatan kedua.

"Saya dicuci otak oleh ISIS. Saat pergi ke Suriah, saya meyakini apa mereka katakan, dan tidak berusaha menyelami kebenaran di agama saya," kata Shamima.

Dia melanjutkan dengan memberikan sikapnya yang tidak menunjukkan penyesalan saat bergabung bersama ISIS, dan menimbulkan kemarahan publik.

Shamima mengaku dia melontarkan kalimat tersebut karena takut dengan ancaman yang dia terima dari anggota ISIS di dalam kamp pengungsi.

"Jika mereka menganggap saya melawan Daesh (akronim Arab ISIS), maka saya bakal diserang. Karena itu sangat takut," beber Shamima.

Baca juga: Suami Shamima Sebut Istrinya Patah Hati Setelah Bayinya Meninggal

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Sky News
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X