Pembunuhan Kim Jong Nam, Malaysia Mulai Melunak kepada Doan Thi Huong

Kompas.com - 01/04/2019, 10:02 WIB
Doan Thi Huong (tengah) meninggalkan Pengadilan Tinggi Shah Alam dengan dikawal oleh polisi Malaysia, Kamis (14/3/2019). (AFP/MOHD RASFAN) Doan Thi Huong (tengah) meninggalkan Pengadilan Tinggi Shah Alam dengan dikawal oleh polisi Malaysia, Kamis (14/3/2019). (AFP/MOHD RASFAN)

SHAH ALAM, KOMPAS.com - Perempuan asal Vietnam yang dituduh membunuh adik tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un kini dapat menguraikan senyumnya.

Pasalnya, pengadilan Malaysia melunak dengan menjatuhkan dakwaan yang lebih rendah kepada Doan Thi Huong.

"Saya senang," kata perempuan yang juga menantikan kebebasan seperti Siti Aisyah asal Indonesia yang sebelumnya ditangkap karena dicurigai membunuh Kim Jong Nam.

Baca juga: Pembunuhan Kim Jong Nam: Keluarga Minta Doan Thi Huong Tak Putus Asa

Diwartakan kantor berita AFP, Senin (1/4/2019), Huong telah diadili sejak 2017 atas kasus pembunuhan Kim Jong Nam di bandara Kuala Lumpur.

Dia dituding melancarkan aksi tersebut dengan menggunakan racun saraf dalam sernagan bergaya Perang Dingin.

Sebelumnya, pengadilan menolak permintaan awalnya agar tuduhan pembunuhan digugurkan pada bulan lalu.

Pengacara Huong, Salim Bashir, mengatakan kepada wartawan di luar Pengadilan Tinggi di Shah Alam, perempuan berusia 30 tahun itu kini menghadapi tuduhan yang lebih rendah yaitu menyebabkan cedera dengan senjata berbahaya.

Dalam dakwaan baru yang dibacakan di pengadilan, dia mengaku bersalah dan terancam hukuman penjara maksimum 10 tahun.

Bashir yakin kliennya akan menerima hukuman penjara yang lebih singkat.

"Sangat mungkin dia bisa bebas hari ini," katanya.

Huong dan Aisyah selalu membantah melakukan pembunuhan. Mereka mengaku ditipu dengan diyakinkan bahwa yang mereka lakukan merupakan lelucon untuk acara TV.

Pengacara mereka menyebut para kliennya merupakan kambing hitam. Mereka meyakini dalang sebenarnya adalah empat warga Korea Utara, yang melarikan diri dari Malaysia tak lama setelah pembunuhan itu.

Baca juga: Pembunuhan Kim Jong Nam: Malaysia Tolak Pembebasan Doan Thi Huong

Apabila Huong bebas, berarti tidak ada seorang pun yang menghadapi dakwaan pembunuhan atas kematian Kim Jong Nam pada Februari 2017.

Kim Jong Nam pernah dianggap sebagai pewaris kepemimpinan Korea Utara. Sementara, Korea Selatan menuduh Korea Utara memerintahkan pembunuhan.

Pelaku pembunuhan di Malaysia menghadapi hukuman mati dengan cara digantung.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X