Kompas.com - 28/03/2019, 17:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Luar Negeri Indonesia mengatakan, harus memverikasi lebih dahulu pengakuan WNI yang mengaku pernah bergabung dengan ISIS di Suriah dan ingin pulang ke Indonesia.

Sebelumnya, puluhan orang, termasuk anak-anak dan perempuan, yang mengaku warga Indonesia itu ditemukan berada di antara ribuan petempur asing ISIS, yang saat ini berada di kamp pengungsi di Al-Hol, Suriah timur.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Armanatha Nasir menyatakan, seperti saat proses pemulangan 17 WNI dari Suriah pada 2017, verifikasi membutuhkan proses panjang dan memakan waktu lama, baik di Suriah maupun Indonesia.

Baca juga: Puluhan WNI Ditemukan di Kamp Penampung Mantan Anggota ISIS di Suriah

"Apakah mereka benar-benar WNI. Setelah itu ada tahap selanjutnya, yaitu melihat situasi mereka, keadaan mereka, terkait psikologisnya, radikalisme mereka dan sebagainya, itu terus kita kawal, sampai nanti ada keputusan bagaimana kita bisa membantu mereka," papar Armanatha dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Kemenlu, lanjut Armanatha, belum bisa mamastikan kapan tahap-tahap tersebut bisa dilakukan.

Yang pasti, tambah Armanatha, proses verifikasi akan melibatkan imigrasi, kepolisian, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), hingga keluarganya di Indonesia.

Lebih lanjut Armanatha menambahkan sebagian besar WNI yang pergi ke Suriah tidak memiiki dokumen yang sah.

"Kita tidak bisa bilang bila mereka tidak punya dokumen yang sah, adalah warga dari negara tertentu," lanjut Armanatha.

Karena itulah, Kemenlu akan berkoordinasi dengan berbagai pihak. "Ini merupakan hal yang terus dibahas oleh berbagai sektor," imbuhnya.

Ada sejumlah faktor yang menurutnya menyulitkan pemerintah Indonesia untuk mengecek dan melakukan verifikasi karena kondisi Suriah yang hancur.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.