Dua Gadis Saudi yang Kabur dari Keluarganya Kini Dapat Negara Suaka

Kompas.com - 26/03/2019, 16:24 WIB
Rawan (baju kuning) dan Reem pada 22 Februari 2019. Kakak beradik berusia 18 dan 20 tahun ini mengaku kabur dari siksaan keluarganya di Arab Saudi, dan kini bersembunyi di Hong Kong. AFP/ANTHONY WALLACERawan (baju kuning) dan Reem pada 22 Februari 2019. Kakak beradik berusia 18 dan 20 tahun ini mengaku kabur dari siksaan keluarganya di Arab Saudi, dan kini bersembunyi di Hong Kong.

HONG KONG, KOMPAS.com - Dua bersaudari asal Arab Saudi yang kabul dari keluarganya dan menghabiskan berbulan-bulan dalam persembunyian di Hong Kong kini mendapatkan tempat tinggal di negara lain.

Diwartakan CNN, Senin (25/3/2019), dua perempuan muda berusia 18 tahun dan 20 tahun itu dikenal sebagai Reem dan Rawan, bukan nama asli karena untuk melindungi nama asli mereka.

Mereka kabur dari keluarganya ketika liburan di Sri Lanka dan kemudian dicegat di Hong Kong saat berupaya menuju Australia untuk mendapatkan suaka.

Baca juga: Dua Gadis Saudi yang Melarikan Diri Diizinkan Tinggal Lebih Lama di Hong Kong


Keduanya bertekad untuk meninggalkan kehidupan yang penuh penyiksaan. Reem dan Rawan mengaku dipukuli ayah dan saudara laki-lakinya.

Kakak beradik itu sekarang bisa bernapas lega karena telah memperoleh negara suaka yang mau menampung mereka.

Untuk alasan keamanan, nama negara tersebut tidak dirilis.

"Ya Tuhan, saya sangat bahagia," kata Rawan.

"Saya berteriak, ini saya dan terjadi. Ini kelegaan dan tak akan terlupakan," ucapanya seperti dikutip dari ABC News.

Pengacara mereka, Michael Vidler, mengatakan kakak beradik tersebut telah menerima visa kemanusiaan setelah selama 6 bulan tinggal di Hong Kong.

Mereka selama ini tinggal di 15 rumah penampungan secara bergantian, mulai dari hidup bersama seorang biarawati, berbagai keluarga, dan tinggal di rumah khusus menangani perempuan yang mengalami kekerasan.

Mereka takut dicegat pejabat Saudi dan saudara lainnya untuk memaksa kembali pulang ke rumah. Mereka cemas akan mendapat hukuman, termasuk yang mengancam nyawa.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN,ABC News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paksa Babi 'Bungee Jumping' dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Paksa Babi "Bungee Jumping" dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Internasional
Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Internasional
Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Internasional
Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Internasional
Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Internasional
11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X