Kembali Bersuara, Ini Desakan Malala untuk G20 Jelang KTT di Jepang

Kompas.com - 22/03/2019, 19:45 WIB
Peraih Nobel pada 2014 Malala Yousafzai berada di Mexico City, Meksiko, 1 September 2017. (AFP/Alfredo Estrella) ALFREDO ESTRELLAPeraih Nobel pada 2014 Malala Yousafzai berada di Mexico City, Meksiko, 1 September 2017. (AFP/Alfredo Estrella)

TOKYO, KOMPAS.com - Pemenang Penghargaan Nobel Perdamaian Malala Yousafzai kembali muncul dan bersuara.

Kali ini, dia mendesak agar KTT G20 pada Juni mendatang yang digelar di Jepang meningkatkan pendanaan baru untuk pendidikan anak- anak perempuan.

Berbicara dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di Tokyp, Jumat (22/3/2019), Malala menekankan pentingnya berinvestasi pada anak perempuan untuk pertumbuhan ekonomi masa depan dan stabilitas global.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Malala Yousafzai, Melantang bagi Pendidikan Anak

"Sebagai ketua G20 tahun ini, saya berharap Perdana Menteri Abe di Jepang akan memimpin pendidikan anak perempuan," katanya, seperti diwartakan AFP.

"Saya mendorong semua pemimpin untuk berkomitmen pada pendanaan baru guna mempersiapkan anak perempuan bagi masa depan pekerjaan mereka," imbuhnya.

Dia juga berharap, negara-negara yang tergabung dalam G-20 dan di seluruh dunia menyadari potensi penuh para perempuan dalam dunia kerja melalui pendidikan.

Malala telah menjadi simbol global bagi pendidikan anak perempuan dan HAM.

Saat Taliban menguasai Pakistan, kelompok itu melarang perempuan bersekolah dan kegiatan budaya seperti menari, bahkan menonton televisi juga tidak diperbolehkan.

Sebagai remaja yang begitu peduli dengan dunia pendidikan, Malala menulis blog mengenai kehidupan di bawah ancaman Taliban yang menolak pendidikan.

Identitasnya disembunyikan sehingga dia memakai nama samaran sebagai Gul Makai.

Kemudian pada Oktober 2012, seorang pria bersenjata masuk ke bus sekolah yang membawanya dan bertanya "Siapa Malala?" dan menembaknya.

Baca juga: 6 Tahun Setelah Ditembak Taliban, Malala Yousafzai Kembali ke Pakistan

Setelah menjalani perawatan medis di Inggris, dia melanjutkan seruan kampanyenya dan menjadi orang termuda yang menerima Hadiah Nobel Perdamaian pada 2014.

Sementara itu, Jepang akan menjadi tuan rumah KTT G20 pada Juni mendatang di Osaka.

"Negeri Sakura" juga menjadi tempat penyelenggaraan World Assembly for Women (WAW!) dan Women 20 (W20) Jepang 2019 pada 23-24 Maret 2019.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X