Ledakan di Pabrik Kimia di China, 12 Orang Tewas

Kompas.com - 22/03/2019, 08:48 WIB
Api membara terlihat dari kejauhan setelah ledakan yang terjadi di fasilitas pabrik kimia di Yancheng, provinsi Jiangsu, China, Kamis (21/3/2019) malam.AFP / STRINGER / CHINA OUT Api membara terlihat dari kejauhan setelah ledakan yang terjadi di fasilitas pabrik kimia di Yancheng, provinsi Jiangsu, China, Kamis (21/3/2019) malam.

YANCHENG, KOMPAS.com - Ledakan besar terjadi di sebuah pabrik kimia di China timur, Kamis (21/3/2019). Sedikitnya 12 orang telah dilaporkan tewas dalam insiden yang kesekian kalinya melibatkan pabrik kimia di China.

Dilansir AFP, insiden ledakan tersebut terjadi di fasilitas yang dikelola Tianjiayi Chemical, di kota Yancheng, Provinsi Jiangsu, China timur.

Selain korban tewas, dampak ledakan juga menyebabkan gedung di sekitar pabrik roboh dan rumah-rumah mengalami kerusakan. Puluhan orang dilaporkan terluka, sementara asap tebal membumbung tinggi ke angkasa.

Penduduk di kawasan sekitar turut dievakuasi karena adanya kekhawatiran akan asap beracun yang menyebar akibat insiden.


Dikutip dari pernyataan pejabat kota setempat, sekitar 30 orang dilaporkan mengalami luka parah dan lebih banyak yang lainnya luka ringan.

Baca juga: Ledakan Terjadi di Laboratorium Kampus di China, Tiga Mahasiswa Tewas

"Saat ini tindakan penyelamatan masih berlangsung dan penyebab terjadinya ledakan masih dalam penyelidikan," kata pejabat kota dalam akun media sosial Weibo.

Menurut laporan CCTV, api kebakaran telah mulai dapat dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran, beberapa jam usai terjadinya ledakan.

Hingga Jumat (22/3/2019) dini hari, sebanyal 88 orang telah dapat dikeluarkan dari lokasi reruntuhan bangunan yang disebabkan ledakan, termasuk 12 orang yang dilaporkan tewas dalam insiden.

Ledakan yang terjadi sangat besar sehingga sempat memicu terjadinya gempa kecil bermagnitudo 2,2 yang dirasakan warga di sekitar lokasi insiden.

Hasil pantaian udara dari atas lokasi ledakan menunjukkan luasnya area yang terdampak kerusakan yang ditimbulkan guncangan dari ledakan.

Salah seorang anggota tim penyelamat kepada CCTV menegaskan bahwa situasi di lapangan saat ini sangat kompleks dan fokus tim penyelamat saat ini masih untuk menarik keluar korban dari lokasi insiden.

"Warga yang terluka di dekat lokasi ledakan juga telah dikirim ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan," kata pihak berwenang setempat.

Diberitakan kantor berita Xinhua, ledakan terjadi usai muncul api dan menimbulkan kebakaran di sebuah pabrik pupuk.

Angin kencang yang berhembus di sekitr lokasi ledakan telah menyebabkan asap yang diduga beracun tersebar ke rumah-rumah warga, sehingga petugas merasa perlu dilakukan langkah evakuasi.

Kecelakaan industri masih kerap terjadi di China, di mana peraturan keselamatan seringkali tidak dijalankan dengan baik.

Baca juga: 22 Orang Tewas dalam Ledakan Dekat Pabrik Kimia di China

November tahun lalu, kebocoran gas menyebabkan timbul ledakan di pabrik produksi PVC di China utara, menewaskan 24 orang dan 21 lainnya luka.

Di bulan Juli, ledakan terjadi di pabrik kimia di provinsi Sichuan dan menewaskan 19 orang ditambah 12 lainnya luka-luka.

Pada 2015, ledakan besar terjadi di fasilitas penyimpanan di sebuah pabrik kimia raksasa, menewaskan sedikitnya 165 orang di kota pelabuhan Tianjin.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Close Ads X