Seluruh Dunia "Kandangkan" Pesawat 737 MAX, Ini Tanggapan Boeing

Kompas.com - 14/03/2019, 06:29 WIB
Ekor dan sayap pesawat generasi terbaru Boeing 737 MAX 8 mendarat di Boeing Field seusai menyelesaikan terbang pertamanya di Seattle Washington, Amerika Serikat, 29 Januari 2016. Pesawat ini merupakan seri terbaru dan populer dengan fitur mesin hemat bahan bakar dan desain sayap yang diperbaharui. AFP PHOTO/GETTY IMAGES/STEPHEN BRASHEAREkor dan sayap pesawat generasi terbaru Boeing 737 MAX 8 mendarat di Boeing Field seusai menyelesaikan terbang pertamanya di Seattle Washington, Amerika Serikat, 29 Januari 2016. Pesawat ini merupakan seri terbaru dan populer dengan fitur mesin hemat bahan bakar dan desain sayap yang diperbaharui.

CHICAGO, KOMPAS.com — Langkah terbaru dari pemerintah AS untuk menghentikan pengoperasian Boeing 737 MAX membuat pesawat itu kini tidak lagi mengudara di seluruh dunia.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan tak lama setelah Presiden AS Donald Trump perintahkan larangan terbang 737 MAX, Boeing menilai keputusan global tersebut sebagai langkah kehati-hatian.

CEO Boeing Dennis Muilenburg mengatakan, perusahaannya telah berkonsultasi dengan FAA, Badan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB), dan otoritas penerbangan, serta pelanggan di seluruh dunia sebelum merekomendasikan kepada FAA untuk penangguhan sementara.

Baca juga: Trump Perintahkan Larangan Terbang Semua Boeing 737 MAX di AS

"Kami mendukung langkah proaktif dari kehati-hatian ini. Keselamatan adalah nilai inti di Boeing selama kami membangun pesawat terbang," katanya seperti diwartakan Sky News, Rabu (13/3/2019).

"Tidak ada prioritas yang lebih besar (daripada keselamatan) bagi perusahaan dan industri kami," ujarnya.

Dia menyatakan bakal melakukan segala upaya untuk mendalami penyebab kecelakaan melalui kemitraan dengan para penyelidik dan memastikan masalah itu tidak terjadi lagi.

Muilenberg juga menyampaikan simpati terdalam kepada keluarga dan orang-orang terkasih mereka yang tewas dalam dua kecelakaan tragis.

Insiden tersebut merujuk pada jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines pada Minggu lalu dan Lion Air pada Oktober 2018.

Kedua kecelakaan itu melibatkan Boeing 737 MAX 8, yang terjadi dalam kurun lima bulan dan menewaskan masing-masing 157 orang dan 189 orang.

Di sisi lain, dia tetap memiliki kepercayaan penuh pada keselamatan pesawat produksi perusahaannya itu.

"Boeing terus memiliki kepercayaan penuh pada keamanan 737 MAX," ucapnya.

Baca juga: Dalam 2 Hari, Kapitalisasi Pasar Boeing Lenyap 26,6 Miliar Dollar AS

Sebelumnya, Trump melarang semua tipe Boeing 737 MAX dari wilayah udara negaranya.

"Kami akan mengeluarkan perintah darurat untuk menghentikan semua penerbangan 737 MAX 8 dan 737 MAX 9," katanya di Gedung Putih.

Trump mengatakan, pilot dan maskapai telah mendapat pemberitahuan tentang keputusannya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

Internasional
Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Internasional
Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Internasional
Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Internasional
TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

Internasional
Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Internasional
Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Internasional
AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

Internasional
Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi 'Baby Shark' kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi "Baby Shark" kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Internasional
Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Internasional
Menderita 'Sakit Tak Tertahankan', Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Menderita "Sakit Tak Tertahankan", Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Internasional
PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

Internasional
Penyandang Disabilitas Ini Diminta 'Lepaskan Celana' oleh Petugas Bandara India

Penyandang Disabilitas Ini Diminta "Lepaskan Celana" oleh Petugas Bandara India

Internasional
Trump 'Siap' Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Trump "Siap" Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Internasional
Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X