Pasukan SAS Inggris Temukan Kepala 50 Perempuan Yazidi Korban ISIS di Tong Sampah

Kompas.com - 27/02/2019, 07:04 WIB
Ilustrasi pasukan SAS Inggris. via Daily MailIlustrasi pasukan SAS Inggris.

BAGHOUZ, KOMPAS.com — Pasukan elite Inggris SAS dikabarkan menemukan pemandangan mengerikan ketika bertugas dalam operasi menumpas Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS).

Seorang sumber menuturkan, pasukan SAS menemukan kepala para perempuan Yazidi, yang disebut dijadikan budak seks ISIS, di tong sampah.

Baca juga: Pakai Senapan Mesin, Sniper SAS Bunuh Petinggi ISIS dari Jarak 1.600 Meter

Diwartakan Daily Mirror, Selasa (26/2/2019), puluhan perempuan itu dieksekusi di dekat benteng terakhir ISIS di Baghouz, Suriah.

Dalam wawancara dengan Mail Sunday, sumber itu mengatakan, anggota ISIS memenggal perempuan Yazidi itu dan membuang kepalanya untuk ditemukan SAS.

"Aksi pembantaian pengecut dan memuakkan ini begitu jauh dari pemahaman manusia pada umumnya," ujar sumber tersebut.

Si sumber melanjutkan, para anggota SAS yang memasuki Baghouz itu tidak bisa melupakan pemandangan yang mereka lihat, dan membandingkannya dengan film Apocalypse Now.

"Saat ini, satu hal yang bisa menghibur mereka (SAS) adalah ketika bisa berkontribusi mengakhiri masa teror ISIS," lanjut sumber itu.

Pasukan elite yang dibentuk pada 1 Juli 1941 itu pada awal Februari ini menembakkan 600 mortar dan puluhan ribu peluru senapan mesin.

Serangan yang dilakukan SAS dilaporkan menewaskan 100 anggota ISIS dalam pertempuran di Baghouz di mana sumber menyatakan, konflik terjadi pada 9 Februari.

Dalam dua hari pertama serangan, sumber itu mengklaim 37 anggota ISIS terbunuh dan 19 fasilitas mereka hancur, termasuk pusat komando di Baghouz.

Dibantu kelompok Pasukan Demokratik Suriah (SDF), SAS mendesak ISIS sehingga kelompok itu terpaksa menggunakan terowongan sebagai jalur melarikan diri.

"Namun, tikus itu tak bakal bisa kabur karena meski terkena asap tebal, drone kami secara efektif bisa mengidentifikasi terowongan," kata sumber tersebut.

Dalam melancarkan operasi, SAS menggunakan teknologi biometrik yang dipakai untuk mengidentifikasi petinggi ISIS.

Baca juga: Sniper SAS Tembak Komandan ISIS di Malam Hari dari Jarak 1,5 Km

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Bebas dari Kamp Penahanan Suriah, 3 Wanita Perancis Disebut Kembali ke Tangan ISIS

Internasional
Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Susul Jerman dan Perancis, Inggris Juga Tangguhkan Ekspor Senjata ke Turki

Internasional
China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

China Peringatkan Turki Hentikan Aksi Militer dan Kembali pada Resolusi Politik yang Benar

Internasional
Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Pusat Evakuasi di Jepang Dilaporkan Tolak Dua Tunawisma saat Bencana Topan Hagibis Menerjang

Internasional
Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Terlempar dari Wahana di Pekan Raya Perancis, Seorang Pengunjung Tewas

Internasional
Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Guru di China Paksa Muridnya Makan Sampah sebagai Hukuman

Internasional
Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Internasional
Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Janji Akan Menikahi, Pria Pengangguran Ini Justru Perkosa Kenalannya

Internasional
Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Siaran Langsung di Tengah Topan Hagibis, Jurnalis Ini Malah Dimarahi Netizen

Internasional
Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Erdogan: Tak Akan Ada Anggota ISIS yang Bakal Keluar dari Suriah

Internasional
King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

Internasional
Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Dampak Topan Hagibis, Kawanan Tikus Serbu Kota Ini di Jepang

Internasional
Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Erdogan Tak Akan Hentikan Serangan terhadap Kurdi hingga Kemenangan Sempurna Tercapai

Internasional
Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Dikubur Hidup-hidup selama 2 Hari, Bayi Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Internasional
Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X