Pasukan Kurdi Suriah Serahkan 130 Anggota ISIS Asal Irak ke Baghdad

Kompas.com - 21/02/2019, 20:28 WIB
Anggota pasukan Kurdi Suriah bersiaga sementara konvoi truk membawa warga sipil keluar dari benteng terakhir ISIS di Desa Baghouz, Rabu (20/2/2019). AFP / BULENT KILICAnggota pasukan Kurdi Suriah bersiaga sementara konvoi truk membawa warga sipil keluar dari benteng terakhir ISIS di Desa Baghouz, Rabu (20/2/2019).

BAGHDAD, KOMPAS.com - Pasukan Suriah yang didukung AS dikabarkan telah menyerahkan sekitar 130 anggota ISIS asal Irak yang ditahan di Suriah kepada Baghdad.

Namun kabar penyerahan anggota ISIS itu langsung dibantah oleh Pasukan Demokratik Suriah ( SDF).

"Sebanyak 130 anggota teroris ISIS yang dicari pemerintah Irak telah diserahkan oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF)," kata Naim al-Kaood, kepala departemen keamanan di Provinsi Anbar, yang berbatasan dengan Suriah.

Sementara ditambahkan komandan pasukan paramiliter Hash al-Shaabi, mereka yang dicari merupakan warga negara Irak. Di antara anggota ISIS yang diserahkan tersebut terdapat anggota intelijen militer.

Baca juga: Pasukan Kurdi Suriah: Anggota ISIS Menyerah atau Mati di Medan Pertempuran

"Kelompok-kelompok lain yang akan diserahkan ke pemerintah Irak termasuk keluarga para anggota ISIS," kata komandan yang menolak disebutkan identitasnya itu.

Laporan serupa juga dirilis pihak Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia. Namun organisasi pemantau perang yang berbasis di Inggris itu menyebut jumlah anggota ISIS yang diserahkan mencapai 150 orang.

Observatorium Suriah menambahkan, keluarga anggota ISIS dibawa dari Suriah menuju Irak menggunakan truk-truk milik koalisi yang didukung AS, yang telah memerangi kelompok teroris ISIS di Irak dan Suriah.

Walau demikian, juru bicara SDF Mustefa Bali membantah klaim yang dirilis Irak. "Kami menyangkal informasi ini baik sebagian maupun seluruhnya," ujarnya, seperti dikutip AFP.

Laporan oleh departemen keamanan Irak itu datang di saat pasukan SDF yang didukung AS, tengah melancarkan upaya terakhir untuk mengusir ISIS di wilayah kantong terakhirnya di Suriah, tepatnya di Desa Baghouz.

SDF disebut sedang menegosiasikan untuk pembebasan ratusan warga sipil, sebagian besar keluarga anggota ISIS, yang masih terjebak di dalam desa.

Kabar terakhir pada Rabu (20/2/2019) menyebutkan ratusan warga sipil telah dikeluarkan dari wilayah terakhir ISIS menggunakan truk-truk yang membawa mereka ke kawasan yang dikuasai pasukan koalisi pimpinan AS.

Baca juga: Konvoi Truk Warga Sipil Terlihat Keluar dari Wilayah Terakhir ISIS

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jika Terus Diserang, PM Israel Ancam Bakal Habis-habisan Gempur Gaza

Jika Terus Diserang, PM Israel Ancam Bakal Habis-habisan Gempur Gaza

Internasional
Jenazah Pria Palestina Diangkat Pakai Buldozer, Begini Pembelaan Israel

Jenazah Pria Palestina Diangkat Pakai Buldozer, Begini Pembelaan Israel

Internasional
Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Internasional
Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Internasional
Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Internasional
Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Internasional
Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Internasional
Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Internasional
Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Internasional
Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Internasional
Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

Internasional
Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Internasional
Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X