Kompas.com - 15/02/2019, 09:28 WIB

GAZA CITY, KOMPAS.com - Sebuah kebun binatang di Palestina disorot setelah beredar video yang memperlihatkan staf mencabut cakar seekor singa betina.

Dalam video yang beredar, staf di Kebun Binatang Rafah di Gaza melakukan operasi kecil untuk mencabut cakar singa berusia 14 bulan menggunakan gunting.

Dilansir Daily Mirror Kamis (14/2/2019), singa tersebut mendapat obat penenang dengan staf terus mencabuti setiap cakarnya.

Baca juga: Setelah Bunuh Singa Gunung yang Menyerangnya, Seorang Pelari Pergi ke Rumah Sakit

Meski begitu, kebun binatang masih membiarkan satu set gigi taring menempel di rahang si singa sembari bermain dengan pengungjung.

Pemilik Kebun Binatang Rafah Mohammed Jumaa mengatakan, pihaknya mencoba untuk mengurangi agresivitas singa itu sehingga lebih "ramah" bagi pengungjung.

Namun, para aktivis hak binatang mengecam langkah tersebut, dan menyebut proses pencabutan cakar itu kejam dan tidak bisa membayangkan rasa sakit yang diderita si singa.

Yayasan Four Paws menyatakan, prosedur itu sangat menyeramkan karena bisa menyebabkan kerusakan jangka panjang bagi kucing besar tersebut.

"Perilaku alamiah singa seperti menggenggam makanan maupun memanjat bisa hilang karena tidak adanya cakar," demikian penjelasan Four Paws.

Organisasi itu juga menyoroti proses amputasi cakar singa itu tidak dilaksanakan di klinik hewan yang tepat, memunculkan risiko infeksi yang tinggi.

Four Paws menyebut langkah mencabut cakar yang dilakukan kebun binatang sama seperti mengamputasi jari-jari manusia.

Kecaman aktivis hewan mendapat tanggapan dari dokter hewan lokal bernama Fayez al-Haddad yang menjelaskan prosedur itu tidak kejam.

"Kebun binatang tentu ingin melihat lebih banyak senyum dari pengungjung anak-anak. Selain itu, pencabutan cakar tak akan memengaruhi bawaan alaminya," terang Haddad.

Selain itu, dengan singa yang lebih jinak, kebun binatang berharap bisa mendapatkan lebih banyak pengunjung demi menekan harga yang semakin meroket.

Four Paws menyatakan, 49 hewan yang terdiri dari singa, hyena, monyet, hingga burung eksotis hidup di sangkar yang kecil.

Kebanyakan dari koleksi kebun binatang Rafah itu akibat serangan rudal maupun konflik bersenjata.

Baca juga: Menu Makanan Baru, Singa Gurun Terekam Santap Hewan Laut

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.