Dituduh Makan Kabel Charger, Tikus Ini Diikat di Botol dan Disiksa - Kompas.com

Dituduh Makan Kabel Charger, Tikus Ini Diikat di Botol dan Disiksa

Kompas.com - 12/02/2019, 14:03 WIB
Rekaman video yang memperlihatkan seekor tikus diikat di botol dan disiksa setelah dituduh memakan kabel charger.NewsCrunch India via Daily Mail Rekaman video yang memperlihatkan seekor tikus diikat di botol dan disiksa setelah dituduh memakan kabel charger.

NEW DELHI, KOMPAS.com — Seekor tikus di Mandya, India, terekam kamera menjalani penyiksaan setelah dia diduga memakan kabel charger.

Dalam video yang beredar, pria tersebut terdengar memaki tikus itu sembari memukulnya di bagian hidung, kepala, dan perut.

Baca juga: Ada Tikus Hidup di Minumannya, Pria Ini Gugat McDonalds Rp 1 Miliar

Diwartakan Daily Mail Senin (11/2/2019), hewan kecil itu diikat di botol plastik dalam posisi berdiri sebelum dipukul.

Pria yang tak diketahui identitasnya itu menunjukkan beberapa bagian di kabel charger yang dilaporkan berharga 8 rupee, sekitar Rp 1.600, itu.

"Mengapa kau memakan kabel ini? Apakah ibu dan ayahmu bersedia membayar ganti rugi kepada saya?" tanya pria itu kepada si tikus.

Sembari terus memukul si tikus, pria itu kemudian menuduh hewan itu memakan berbagai barang, mulai dari beras, tomat, hingga sabun di rumahnya.

Dalam salah satu bagian rekaman, tikus itu mengeluarkan air kencing dan membuat pria tersebut semakin keras memukulnya.

"Mengapa kau kencing. Apa kau berniat melakukannya lagi?" ujar si pria. Rekaman itu menimbulkan kemarahan setelah beredar awal Februari ini.

Aktivis hak binatang, Subhendu Malik, mengatakan, membunuh tikus memang bukan perbuatan ilegal. Namun, menyiksanya jelas tak dibenarkan.

"Ini merupakan kejahatan Hukum Pencegahan Kekejaman Hewan 1960. Aparat sudah seharusnya bertindak mengusutnya," ujar Malik.

Baca juga: Kearifan Lokal Petani Magetan, Pakai Burung Hantu untuk Basmi Hama Tikus


Terkini Lainnya

Teriakan Pendukung dalam Debat Dinilai Bisa Intimidasi Kandidat

Teriakan Pendukung dalam Debat Dinilai Bisa Intimidasi Kandidat

Nasional
Warga Inggris yang Tampar Petugas Imigrasi Bali Mengaku Disiksa di Penjara

Warga Inggris yang Tampar Petugas Imigrasi Bali Mengaku Disiksa di Penjara

Internasional
Menikmati Pemandangan Pulau Lembeh, Benteng Kota Bitung

Menikmati Pemandangan Pulau Lembeh, Benteng Kota Bitung

Regional
Wisata Religi dan Budaya di Bitung, dari Masjid dan Gereja Tua hingga Tugu Jepang

Wisata Religi dan Budaya di Bitung, dari Masjid dan Gereja Tua hingga Tugu Jepang

Regional
[Populer Megapolitan] Kebakaran di Rumah Ketua DPR RI | Sekda Papua Tersangka Penganiayaan Pegawai KPK | Bus Transjakarta Terbakar

[Populer Megapolitan] Kebakaran di Rumah Ketua DPR RI | Sekda Papua Tersangka Penganiayaan Pegawai KPK | Bus Transjakarta Terbakar

Megapolitan
Tolak Permintaan Trump, Eropa Ogah Terima Eks Anggota ISIS

Tolak Permintaan Trump, Eropa Ogah Terima Eks Anggota ISIS

Internasional
TNI AL Kembali Tangkap Kapal Vietnam yang Curi Ikan di Laut Natuna

TNI AL Kembali Tangkap Kapal Vietnam yang Curi Ikan di Laut Natuna

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jokowi Kunjungi Nelayan Tengah Malam | Kata Sandi Soal Lahan Milik Prabowo

[POPULER NUSANTARA] Jokowi Kunjungi Nelayan Tengah Malam | Kata Sandi Soal Lahan Milik Prabowo

Regional
BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim

Megapolitan
Pemprov Kalteng Beri Penghargaan Pengelolaan K3 ke IPP Swasta

Pemprov Kalteng Beri Penghargaan Pengelolaan K3 ke IPP Swasta

Regional
Debat Kedua Dinilai Disiapkan Jauh Lebih Baik Dibanding yang Pertama

Debat Kedua Dinilai Disiapkan Jauh Lebih Baik Dibanding yang Pertama

Nasional
Pemilih di Jombang Bertambah 868 Orang, Ribuan Santri Belum Urus Form A5

Pemilih di Jombang Bertambah 868 Orang, Ribuan Santri Belum Urus Form A5

Regional
KPU Sebut Pendukung yang Hadir Debat Ganggu Konsentrasi Kandidat

KPU Sebut Pendukung yang Hadir Debat Ganggu Konsentrasi Kandidat

Nasional
Baku Tembak Pasukan India dan Pemberontak di Kashmir, 9 Orang Tewas

Baku Tembak Pasukan India dan Pemberontak di Kashmir, 9 Orang Tewas

Internasional
Kabut Asap Karhutla Selimuti Kota Dumai, Warga Pakai Masker Keluar Rumah

Kabut Asap Karhutla Selimuti Kota Dumai, Warga Pakai Masker Keluar Rumah

Regional

Close Ads X