Kompas.com - 06/02/2019, 11:45 WIB

ABU DHABI, KOMPAS.com - Pada Senin (4/2/2019), dunia menyaksikan momen bersejarah bagi ditandatanganinya Deklarasi Abu Dhabi oleh Paus Fransiskus dan Imam Besar Al Alzhar, Dr Ahmed At-Tayyeb.

Ini kali pertama bagi seorang pemimpin Gereja Katolik Roma menginjakkan kaki di Uni Emirat Arab, negara di Semenanjung Arab.

Sebelum memimpin misa kudus yang dihadiri 150.000 umat Katolik di UEA, Paus Fransiskus menandatangani deklarasi "Dokumen Persaudaraan Manusia untuk Perdamaian Dunia dan Hidu Berdampingan".

Baca juga: Di Abu Dhabi, Paus dan Imam Besar Al Azhar Tanda Tangani Dokumen Persaudaraan Manusia

Forum tersebut turut dihadiri oleh 400 pemimpin agama, termasuk dari Indonesia.

Dia adalah ulama dan pakar tafsir Al-Quran Quraish Shihab, dalam kapasitasnya sebagai anggota Majelis Hukama’ Al-Islam atau Moslem Elders Councils.

Organisasi tersebut bertujuan untuk menghindarkan kekerasan dalam bentuk apapun, dan mengedepankan dialog serta menegaskan tentang penghormatan terhadap perbedaan pendapat.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

EN: God is with those who seek peace. From heaven He blesses every step which, on this path, is accomplished. PT: Deus está com o homem que busca a paz. E do céu abençoa cada passo que se realiza, neste caminho, sobre a terra. ES: Dios está con el hombre que busca la paz. Y desde el cielo bendice cada paso que se da en la tierra por este camino. IT: Dio sta con l’uomo che cerca la pace. E dal cielo benedice ogni passo che, su questa strada, si compie sulla terra. FR: Dieu est avec l’homme qui cherche la paix. Et du ciel il bénit chaque pas qui, en ce sens, s’accomplit sur la terre. DE: Gott ist bei jedem Menschen, der den Frieden sucht. Und vom Himmel aus segnet er jeden Schritt, der hier auf Erden auf diesem Weg gegangen wird. PL: Bóg jest z cz?owiekiem, który d??y do pokoju. I z nieba b?ogos?awi ka?dy krok, który na tej drodze jest podejmowany na ziemi. #apostolicjourney #uae

A post shared by Pope Francis (@franciscus) on Feb 4, 2019 at 11:39am PST

Quraish juga tak melewatkan sebuah momen istimewa ketika dia bersalaman dengan Paus Fransiskus.

Dalam rilis dari Pusat Studi Al-Quran yang diterima Kompas.com, Rabu (6/2/2019), menyebutkan Quraish juga memberikan ceramah yang berjudul Persaudaraan Manusia: Tantangan dan Kesempatan.

"Agama dan kemanusiaan berdampingan untuk menciptakan kehidupan yang damai dan harmoni,"demikian ceramahnya di hadapan para pemimpin keagamaan.

Quraish menilai, tantangan yang dihadapi dalam mewujudkan persaudaraan manusia adalah peradaban modern yang terlalu mementingkan aspek material dan mesin, disertai dengan sifat rakus, egoisme dan mengesampingkan kemanusiaan.

Baca juga: Momen Bersejarah, Paus Fransiskus Gelar Misa Terbuka di Uni Emirat Arab

Di sisi lain, dia optimistis soal kesempatan untuk melaksanakan persaudaraan manusia masih terbuka luas.

Semua itu dapat diwujudkan dengan sejumlah langkah, termasuk hubungan yang baik antara tokoh agama, saling tukar pikiran antarsesama, dan gagasan yang mencerahkan untuk kebaikan umat manusia dan kedamaian dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.