Momen Bersejarah, Paus Fransiskus Gelar Misa Terbuka di Uni Emirat Arab

Kompas.com - 05/02/2019, 17:44 WIB
Paus Fransiskus memberkati seorang anak ketika dia tiba di Stadion Olahraga Zayed, Uni Emirat Arab, untuk memimpin jalannya misa terbuka pada Selasa (5/2/2019). AFP/KARIM SAHIBPaus Fransiskus memberkati seorang anak ketika dia tiba di Stadion Olahraga Zayed, Uni Emirat Arab, untuk memimpin jalannya misa terbuka pada Selasa (5/2/2019).

ABU DHABI, KOMPAS.com - Momen bersejarah terjadi di Uni Emirat Arab (UEA) di mana Paus Fransiskus menggelar misa massal untuk sekitar 170.000 umat Katolik di sana.

Paus melambai di antara kerumunan yang membawa spanduk maupun bendera Vatikan ketika dia sampai di Stadion Olahraga Zayed.

Dilaporkan AFP Selasa (5/2/2019), altar dengan salib besar didirikan untuk menggelar misa secara terbuka yang belum pernah terjadi di UEA.

Baca juga: Paus Fransiskus Akan Pimpin Misa Pertama di Arab, Ini Komentar AS

Paus Fransiskus yang menjangkau komunitas Muslim sebagai landasan kepausannya, mengakhiri kunjungan selama tiga hari dengan menghelat misa.

"Betapa membahagiakannya bagi saudara sekalian bisa bersatu di langit ini," kata pemandu acara dalam bahasa Arab saat Paus tiba pukul 10.00 waktu setempat.

Selama di Abu Dhabi, pernyataan publik Paus Fransiskus menjurus kepada adanya upaya perdamaian di kawasan Timur Tengah.

Dalam homilinya, paus berusia 82 tahun itu mengarahkan fokus kepada ribuan pekerja migran yang menghuni negara teluk tersebut.

Paus Fransiskus berkata, pasti merupakan momen yang berat bagi mereka untuk bekerja dengan keluarga mereka berada di seberang lautan.

"Kalian kehilangan kasih sayang dari keluarga, dan menghadapi tantangan masa depan yang tak berubah. Namun Tuhan itu Pemurah dan tak akan meninggalkan umat-Nya.

Kunjungan Paus Fransiskus disambut hangat umat Katolik dari India dan Filipina. Ada sekitar satu juta umat Katolik di UEA.

Sebagai putra migran Italia yang lahir dan besar di Argentina, Paus Fransiskus sangat menaruh perhatian pada isu migran dan pengungsi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X