Kompas.com - 04/02/2019, 10:11 WIB
Tangkapan layar dari video yang diunggah Presiden Brasil Jair Bolsonaro ke akun Twitter miliknya, sesaat sebelum menjalani operasi pelepasan kantong kolostomi di rumah sakit Albert Einstein di Sao Paulo, pada 27 Januari lalu. AFP / HANDOUT / JAIR BOLSONAROS OFFICIAL TWITTER ACCOUNTTangkapan layar dari video yang diunggah Presiden Brasil Jair Bolsonaro ke akun Twitter miliknya, sesaat sebelum menjalani operasi pelepasan kantong kolostomi di rumah sakit Albert Einstein di Sao Paulo, pada 27 Januari lalu.

SAO PAULO, KOMPAS.com - Presiden Brasil Jair Bolsonaro dikabarkan tengah dirawat di rumah sakit sejak beberapa hari terakhir.

Dia dilaporkan baru saja menjalani operasi untuk melepas kantong kolostomi yang dipasang setelah insiden penyerangan terhadap dirinya yang membuatnya mendapat luka tusukan akibat pisau pada akhir tahun lalu.

Bolsonaro menjalani operasi pada 28 Januari lalu di rumah sakit di Sao Paulo dan sedang dalam masa pemulihan.

Namun presiden berusia 63 tahun itu dikabarkan mengalami gejala mual dan muntah sehingga harus dipasang selang untuk membantu asupan makanan.

Baca juga: Maduro Sebut Presiden Baru Brasil Hitler Zaman Modern

Kendati demikian, menurut laporan buletin medis yang dirilis pihak rumah sakit, tes klinis terhadap Bolsonaro seluruhnya normal dan tidak ditemukan tanda komplikasi pascaoperasi.

"Presiden diperkirakan sudah dapat keluar dari rumah sakit pada Rabu (6/2/2019) atau Kamis (7/2/2019), sesuai jadwal semula," tulis laporan media lokal, seperti dikutip AFP.

Selama dirawat, Bolsonaro diberitakan tetap melanjutkan pekerjaannya dan memeriksa dokumen dari tempat tidur di rumah sakit.

Kabar kondisi presiden yang membaik juga dikonfirmasi putranya, Carlos Bolsonaro, yang menulis di akun Twitter sang ayah, Minggu (3/2/2019).

"Bangun dalam kondisi baik dan penuh energi.. Hanya sebuah kabar baik di pagi hari," tulis akun tersebut.

Mengenai kondisi presiden yang sempat mengalami mual dan muntah, surat kabar Folha de Sao Paulo mengutip pernyataan dokter Antonio Macedo, yang melakukan operasi kepada presiden, kemungkinan disebabkan proses operasi yang berjalan lama dan rumit.

Bolsonaro sempat ditikam oleh seorang menggunakan pisau pada 6 September 2018 lalu saat berkampanye di negara bagian Minas Gerais.

Dia ditikam di tengah kerumunan para pendukungnya dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani operasi darurat.

Setelah operasi, dia menjalani perawatan hingga hampir satu bulan di rumah sakit.

Walau terluka, Bolsonaro yang menjadi kandidat dalam pemilihan presiden Brasil justru mendapat popularitas setelah penyerangan tersebut.

Bolsonaro kemudian memenangkan pemilihan yang dilangsungkan pada Oktober 2018 dan mulai menjabat setelah dilantik pada 1 Januari lalu.

Baca juga: Presiden Baru Brasil Tegaskan akan Pindah Kedubes di Israel ke Yerusalem

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.