Wanita Inggris yang Dipenjara di Mesir karena Bawa Tramadol Dibebaskan - Kompas.com

Wanita Inggris yang Dipenjara di Mesir karena Bawa Tramadol Dibebaskan

Kompas.com - 28/01/2019, 23:49 WIB
Ilustrasi obat penghilang rasa sakit.SHUTTERSTOCK Ilustrasi obat penghilang rasa sakit.

KAIRO, KOMPAS.com - Seorang perempuan Inggris yang dihukum di Mesir karena dianggap bersalah telah menyelundupkan obat penghilang rasa sakit akhirnya dibebaskan.

Laura Plummer (34) ditangkap di Bandara Hurghada pada Oktober 2017 atas kepemilikan hampir 300 pil penghilang rasa sakit jenis Tramadol di dalam kopernya.

Dia dianggap bersalah oleh pengadilan dan dijatuhi hukuman tiga tahun penjara pada Desember 2017.

Setelah menjalani masa hukuman selama satu tahun, presiden Mesir memberikan grasi bersama dengan sejumlah tahanan lainnya.

Baca juga: Bawa Obat Tramadol ke Mesir, Perempuan Inggris Ditahan

"Prosedur pembebasannya telah selesai kemarin (Minggu)," kata sumber otoritas penjara setempat, seperti dilansir AFP, Senin (28/1/2019).

Tramadol termasuk obat penghilang rasa sakit yang peredarannya dikontrol ketat di Mesir, karena sering disalahgunakan sebagai obat rekreasi. Di Inggris, obat tersebut juga hanya dapat diberikan dengan resep.

Sejak ditangkap, Plummer dan kerabatnya menyatakan bahwa dirinya tidak mengetahui tentang aturan pembatasan di Mesir terhadap obat dan bahwa dia membawa obat tersebut untuk suaminya yang menderita sakit punggung.

Tidak ada konfirmasi segera dari Inggris tentang kabar pengampunan Plummer.

"Staf kami terus melakukan semua yang mereka bisa untuk memberi dukungan kepada Laura dan keluarganya."

"Kedutaan kami tetap berhubungan secara teratur dengan pihak berwenang Mesir," kata seorang juru bicara di Kantor Luar Negeri Inggris.

Baca juga: Polisi Temukan Penjualan Tramadol Palsu di Tambora dan Babelan


Terkini Lainnya

Menikmati Pemandangan Pulau Lembeh, Benteng Kota Bitung

Menikmati Pemandangan Pulau Lembeh, Benteng Kota Bitung

Regional
Wisata Religi dan Budaya di Bitung, dari Masjid dan Gereja Tua hingga Tugu Jepang

Wisata Religi dan Budaya di Bitung, dari Masjid dan Gereja Tua hingga Tugu Jepang

Regional
[Populer Megapolitan] Kebakaran di Rumah Ketua DPR RI | Sekda Papua Tersangka Penganiayaan Pegawai KPK | Bus Transjakarta Terbakar

[Populer Megapolitan] Kebakaran di Rumah Ketua DPR RI | Sekda Papua Tersangka Penganiayaan Pegawai KPK | Bus Transjakarta Terbakar

Megapolitan
Tolak Permintaan Trump, Eropa Ogah Terima Eks Anggota ISIS

Tolak Permintaan Trump, Eropa Ogah Terima Eks Anggota ISIS

Internasional
TNI AL Kembali Tangkap Kapal Vietnam yang Curi Ikan di Laut Natuna

TNI AL Kembali Tangkap Kapal Vietnam yang Curi Ikan di Laut Natuna

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jokowi Kunjungi Nelayan Tengah Malam | Kata Sandi Soal Lahan Milik Prabowo

[POPULER NUSANTARA] Jokowi Kunjungi Nelayan Tengah Malam | Kata Sandi Soal Lahan Milik Prabowo

Regional
BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim

Megapolitan
Pemprov Kalteng Beri Penghargaan Pengelolaan K3 ke IPP Swasta

Pemprov Kalteng Beri Penghargaan Pengelolaan K3 ke IPP Swasta

Regional
Debat Kedua Dinilai Disiapkan Jauh Lebih Baik Dibanding yang Pertama

Debat Kedua Dinilai Disiapkan Jauh Lebih Baik Dibanding yang Pertama

Nasional
Pemilih di Jombang Bertambah 868 Orang, Ribuan Santri Belum Urus Form A5

Pemilih di Jombang Bertambah 868 Orang, Ribuan Santri Belum Urus Form A5

Regional
KPU Sebut Pendukung yang Hadir Debat Ganggu Konsentrasi Kandidat

KPU Sebut Pendukung yang Hadir Debat Ganggu Konsentrasi Kandidat

Nasional
Baku Tembak Pasukan India dan Pemberontak di Kashmir, 9 Orang Tewas

Baku Tembak Pasukan India dan Pemberontak di Kashmir, 9 Orang Tewas

Internasional
Kabut Asap Karhutla Selimuti Kota Dumai, Warga Pakai Masker Keluar Rumah

Kabut Asap Karhutla Selimuti Kota Dumai, Warga Pakai Masker Keluar Rumah

Regional
Komitmen Kedua Capres Terkait Isu Lingkungan Hidup Dinilai Masih Rendah

Komitmen Kedua Capres Terkait Isu Lingkungan Hidup Dinilai Masih Rendah

Nasional
Dua Nelayan Indramayu yang Hilang di Perairan Karawang Ditemukan Tewas

Dua Nelayan Indramayu yang Hilang di Perairan Karawang Ditemukan Tewas

Regional

Close Ads X