Robert Mugabe Klaim Kopernya yang Hilang Berisi Uang Rp 14 Miliar

Kompas.com - 26/01/2019, 13:25 WIB
Mantan presiden Zimbabwe, Robert Mugabe. AFP / JEKESAI NJIKIZANAMantan presiden Zimbabwe, Robert Mugabe.
|

HARARE, KOMPAS.com - Uang tunai sebanyak hampir 1 juta dollar AS atau sekitar Rp 14 miliar hilang dicuri dari koper milik mantan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe.

Harian pemerintah Herald mengabarkan, tiga orang disidangkan awal bulan ini dengan dakwaan mencuri tas berisi uang tunai 150.000 dollar AS atau sekitar Rp 2 miliar.

Namun, menurut dokumen pengadilan yang sudah diperbarui yang diperoleh harian Herald, Mugabe mengatakan, uang yang hilang jauh lebih banyak.

Baca juga: Koper Berisi Uang Sejumlah Rp 2,1 Miliar Milik Mugabe Hilang Dicuri


Kasus ini muncul di saat perekonomian Zimbabwe memburuk dengan harga pangan melonjak dua kali lipat dalam sepekan.

Kasus ini masih ditangani pengadilan, tetapi berdasar dokumen pengadilan Mugabe membawa uang itu ke kediamannya di Zvimba.

Uang itu kemudian dia masukkan ke dalam koper berwarna hitam. Peristiwa ini terjadi di saat Mugabe masih menjadi presiden pada 2016.

Sesampainya di Zvimba, Mugabe menyerahkan koper berisi uang itu kepada Constance Mugabe, seorang kerebat yang juga menjadi penjaga kediamannya.

Tersangka lain adalah seseorang yang bekerja menjadi petugas kebersihan saat pencurian itu terjadi antara 1 Desember 2018 hingga awal Januari 2019.

Pada Maret tahun lalu, atau empat bulan setelah dilengserkan dari jabatannya, Mugabe menanyakan koper itu kepada Constance.

Namun, Constance berulang kali mengatakan dia tidak mengetahui keberadaan koper berisi uang tunai itu.

Mugabe kemudian meminta stafnya yang lain untuk mencari koper tersebut. Koper itu akhirnya ditemukan namun uang di dalamnya hanya 78.000 dollar AS atau sekitar Rp 1 miliar.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Internasional
Trump Yakin Sidang Pemakzulan Dirinya di Senat Bakal Berlangsung Cepat

Trump Yakin Sidang Pemakzulan Dirinya di Senat Bakal Berlangsung Cepat

Internasional
Sidang Bersejarah Pemakzulan Trump di Level Senat AS Dimulai

Sidang Bersejarah Pemakzulan Trump di Level Senat AS Dimulai

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X