Koper Berisi Uang Sejumlah Rp 2,1 Miliar Milik Mugabe Hilang Dicuri

Kompas.com - 10/01/2019, 20:25 WIB
Ilustrasi koper penuh berisi uang. SHUTTERSTOCKIlustrasi koper penuh berisi uang.

HARARE, KOMPAS.com - Sebuah koper berisi uang tunai hingga 150.000 dollar AS atau sekitar Rp 2,1 miliar milik mantan presiden Zimbabwe, Robert Mugabe, telah hilang dicuri.

Tiga orang tersangka pelaku pencurian telah ditangkap dan dihadirkan dalam persidangan yang digelar Rabu (9/1/2019) lalu. Demikian dilaporkan media pemerintah Zimbabwe.

Dilansir dari AFP, ketiga tersangka pencurian, termasuk Constancia Mugabe (50), yang tak lain adalah kerabat mantan presiden, telah mempergunakan uang hasil curian untuk membeli barang-barang mewah dan rumah.

Dalam persidangan yang dipimpin hakim pengadilan, Chinhoyi, tindakan pencurian tersebut dilakukan berkat bantuan Constancia selaku orang dalam yang memiliki kunci akses rumah pedesaan milik Mugabe di Zvmbia.


Baca juga: Pria Ini Tanpa Sengaja Buang Tas Berisi Uang Tunai Rp 260 Juta

Sementara para pelaku lainnya, diketahui adalah pekerja kebersihan yang dipekerjakan Mugabe. Aksi pencurian tersebut dilakukan sekitar 1 Desember 2018 lalu.

Disampaikan jaksa penuntut Teveraishe Zinyemba kepada pengadilan, salah seorang tersangka bernama Johanne Mapurisa, telah menggunakan uang hasil pencurian untuk membeli mobil Toyota Camry dan sebuah rumah senilai 20.000 dollar AS (sekitar Rp 281 juta).

Seorang tersangka lainnya, bernama Saymore Nhetekwa, dilaporkan telah membeli kendaraan dengan merek Honda dan sejumlah hewan ternak, termasuk babi dan sapi. Namun jumlahnya tidak diungkapkan.

Ketiga tersangka yang telah dihadirkan tidak ditahan setelah membayar jaminan. Mereka dijadwalkan kembali hadir dalam persidangan yang akan digelar pada 24 Januari mendatang.

Dilaporkan masih ada satu tersangka lainnya yang hingga kini masih dalam pengejaran petugas.

Mugabe yang memimpin sebagai Presiden Zimbabwe selama 37 tahun digulingkan pada November 2017 setelah militernya melakukan kudeta. Posisinya digantikan oleh mantan wakil presidennya, Emmerson Mnangagwa.

Pemerintahan Mugabe dikenal sebagai pemerintahan yang korup dan telah membawa perekonomian Zimbabwe terpuruk.

Sementara kondisi mantan presiden yang berusia 94 tahun itu terakhir dikabarkan semakin menurun dan sedang menjalani perawatan di Singapura.

Baca juga: Polisi Amankan Uang Palsu Senilai Rp 6 Miliar di Dalam Koper

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X