18 Januari 1911, Pesawat Lepas Landas dan Mendarat di Kapal Laut Kali Pertama - Kompas.com

18 Januari 1911, Pesawat Lepas Landas dan Mendarat di Kapal Laut Kali Pertama

Kompas.com - 18/01/2019, 12:57 WIB
Eugene Ely mendaratkan pesawat model Curtiss D-nya di USS Pennsylvaniaairandspace Eugene Ely mendaratkan pesawat model Curtiss D-nya di USS Pennsylvania

KOMPAS.com - Perkembangan transportasi udara bermula setelah uji coba penerbangan pesawat untuk kali pertama oleh Wright Bersaudara, yaitu Wilbur Wright dan Orville Wright.

Ketika pesawat semakin berkembang teknologinnya, banyak pihak yang mulai melirik, terutama militer.

Hadirnya pesawat terbang menjadi alternatif baru bagi pihak militer untuk pengembangan persenjataan, terutama dari udara.

Pada 1911, militer AS memulai langkah itu dengan memesan pesawat dari perusahaan Wright. Lapangan terbang juga dibangun di berbagai tempat untuk membantu mobilisasi pesawat, juga kepentingan militer.

Tak hanya di darat saja, pihak perwira militer AS mulai melirik kapal laut sebagai tempat yang mempuyai fungsi ganda. Selain untuk membawa pasukan militer, kapal laut disiapkan untuk landasan dan tempat mendaratnya pesawat.

Hari ini 108 tahun yang lalu, tepatnya pada 18 Januari 1911, seorang pilot bernama Eugene B Ely berhasil menerbangkan pesawat, dengan posisi lepas landas dan mendarat yang dilakukan di kapal tempur USS Pennsylvania yang sedang berlabuh di Teluk San Francisco.

Hal ini menjadikan nama Eugene B Ely kian tersohor ke berbagai penjuru AS. Teknik lepas landas dan mendaratkan pesawat terbang di kapal laut kemudian diadopsi oleh beberapa negara saat Perang Dunia I bergejolak pada 1914-1918.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah, Wright Bersaudara Terbangkan Pesawat Pertama

Awalnya bukan pilot

Setelah lulus dari bangku kuliah 1904, Ely mencoba karirnya pada industri mobil sebagai mekanik, salesman dan pebalap.

Ketertarikannya dengan dunia aviasi bermula pada 1910, ketika ia berlajar sendiri untuk menerbangkan pesawat.

Ely begitu cakap dalam mengendalikan pesawat. Prinsipnya adalah tak melihat ke belakang ketika pesawat yang dikendalikannya mulai terbang.

Dilansir dari airandspace.si.edu, pada Juni 1910, Ely melakukan penerbangan dalam pameran di Kanada. Ia bertemu dengan salah satu perintis pesawat terbang Glenn Curtiss di Minneapolis. Saat itu Curtiss mengira Ely memiliki bakat sebagai pilot andal.

Eugene Ely sebelum mendarat di USS Pennsylvania, 18 Januari 1911airandspace Eugene Ely sebelum mendarat di USS Pennsylvania, 18 Januari 1911

Dia memiliki keterampilan alami sebagai penerbang dan dengan cepat menjadi pilot terkenal dengan Tim Curtiss yang melakukan tour di seluruh wilayah AS beberapa bulan kemudian.

Surat kabar New York World memunculkan namanya sebagai pilot yang cakap dalam memainkan pertunjukan pesawatnya.

Angkatan Laut AS mulai melihat penampilan Ely yang cekatan mengendalikan pesawatnya. Pihak militer AS mulai tertarik dengan mengoperasikan pesawat yang mampu mendarat dan lepas landas di kapal laut.

Baca juga: 50 Tahun Lalu, Uni Soviet Cetak Sejarah Pemindahan Awak Pesawat Luar Angkasa

Pada November 1910, kapal USS Birmingham disiapkan di Norfolk. Pesawat Curtiss telah disiapkan dan Ely juga telah bersiap take off untuk uji coba pesawat tersebut.

Upaya ini gagal, pesawat yang digunakan untuk terbang mengalami kerusakan pada baling-balingnya. Meskipun begitu, pesawat ini mampu terbang beberapa meter dan mendarat di tanah.

Mencoba lagi dan sukses

Setelah kegagalan perdana, Ely ingin melakukannya lagi. Dua bulan kemudian, Kapal penjelajah lapis baja USS Pennsylvania disiapkan dan berlabuh di San Francisco. 

Pesawat Curtiss-D dipersiapkan dengan lebih baik, sistem juga diperbaiki dengan kelengkapan pendaratan. Ely mulai mempersiapkan segala sesuatunya.

Pukul 11.00 pagi waktu setempat, Ely mampu terbang dan mendarat. Pesawat berfungsi dengan baik.

Keberhasilan ini sebagai pertanda lahirnya penerbangan di Angkatan Laut.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya


Close Ads X