Saat FDR Jadi Presiden AS Pertama yang Gunakan Pesawat Terbang... - Kompas.com

Saat FDR Jadi Presiden AS Pertama yang Gunakan Pesawat Terbang...

Kompas.com - 14/01/2019, 17:05 WIB
Presiden FDR ketika dalam pesawatairspacemag Presiden FDR ketika dalam pesawat

KOMPAS.com - Seorang presiden suatu negara biasanya memiliki perlindungan dan akses ke berbagai tempat dengan berbagai macam penjagaan. Hal ini bertujuan untuk memberikan keamanan kepada orang nomor satu dalam negara tersebut.

Selain itu, presiden juga memiliki akses mudah ke berbagai tempat, baik itu kunjungan kenegaraan atau melakukan kerja sama bilateral tertentu. Tentunya ini harus sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan sebelumnya.

Untuk menjangkau lokasi yang jauh, biasanya seorang presiden menggunakan pesawat terbang kenegaraan. Bahkan, saat ini sejumlah negara seperti Amerika Serikat punya fasilitas pesawat kepresidenan dengan berbagai fasilitas mumpuni, yaitu Air Force One.

Kondisi ini jauh berbeda dengan puluhan tahun yang lalu ketika perang sedang bergejolak. Pesawat dianggap rawan digunakan presiden, sebab bisa jadi sasaran tembak. Otomatis kapal laut menjadi solusinya.


Dalam catatan sejarah, ada kasus unik saat Presiden AS Franklin Delano Roosevelt (FDR) menjadi Presiden AS yang kali pertama menggunakan pesawat terbang.

Momen itu terjadi pada 14 Januari 1943, saat disepakati adanya Konferensi Casablanca. Konferensi itu menjadi momen saat pihak Sekutu menuntut penyerahan diri tanpa syarat dari musuh-musuhnya dalam Perang Dunia II.

Akhirnya, kota Casablanka di Maroko dijadikan sebagai tempat bertemunya Roosevelt dengan Perdana Menteri Inggris Winston Churchill.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah, Wright Bersaudara Terbangkan Pesawat Pertama

Penerbangan pertama

Karena ancaman kapal selam atau u-boat milik Jerman yang menguasai lalu lintas laut di Samudra Atlantik, maka penasehat Roosevelt mengusulkan presiden menggunakan pesawat.

FDR mencatat sejarah baru dalam lingkup kepresidenan AS. Dia tercatat sebagai presiden yang pertama terbang menggunakan pesawat.

Dilansir dari situs airspacemag, penerbangan ini telah direncanakan secara rahasia oleh beberapa pihak. Roosevelt muncul bersama rombongan di pangkalan udara Pan American di Miami.

Dia berangkat dari bandara sejak pagi tanggal 11 Januari 1943, dengan Boeing 314 Flying Boat yang dijuluki Dixie Clipper. Para awak kru terkejut dengan identitas tamu yang ternyata Sang Presiden.

Meskipun di bawah kendali Angkatan Laut AS, pesawat yang digunakan oleh FDR dikemudikan oleh awak sipil Pan American Airways.

Roosevelt dan rombongan meninggalkan Florida, dan mendarat di Karibia. Selanjutnya, dia lanjut terbang menyusuri pantai selatan Amerika Selatan ke Brasil dan kemudian terbang melintasi Atlantik ke Gambia.

Selama di perjalanan, pesawat itu terbang dengan ketinggian 2.438 meter, berhenti beberapa kali selama empat hari untuk mengisi bahan bakar. Ini juga dimanfaatkan penumpangnya untuk beristirahat.

Setelah beberapa hari perjalanannya, pada 14 Januari 1943, rombongan sampai di Casablanca, Maroko.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah, Kapal Induk Pertama Dunia Mulai Beroperasi

Kembali ke AS

FDR memotong kue ulang tahunnya di dalam pesawatairspacemag FDR memotong kue ulang tahunnya di dalam pesawat
Setelah pertemuan yang sukses dengan Churchill, serta beberapa kali mengunjungi pasukan AS, Roosevelt menelusuri kembali rute yang sama dengan jalur sebaliknya, untuk kembali ke Amerika Serikat.

Perjalanan pulang berawal dari Senegal dengan ketinggian sekitar 914 meter dan total jarak perjalanan pulang pergi sejauh 27.358 kilometer.

Momen unik terjadi ketika perjalanan pulang, Roosevelt merayakan ulang tahunnya ke 61. Ketika itu tepat berada pada ketinggian 2.438 meter di atas Haiti, Presiden memotong kue ulang tahunnya.

Sebenarnya, sebelum FDR terdapat nama-nama lain yang telah mencatatkan namanya pernah menaiki pesawat. Namun, mereka tidak dalam posisi menduduki kursi presiden.

Pada Oktober 1910 misalnya, Theodore Roosevelt menaiki pesawat yang diproduksi Wright Bersaudara, yang juga dikenal sebagai penemu pesawat.

Namun, ketika itu Teddy Roosevelt telah turun dari jabatan presiden. Pada era 1930-an, FDR juga pernah menaiki pesawat, namun ketika itu dirinya belum diangkat menjadi Presiden AS. 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Regional
Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

Nasional
Ribuan Warga Hadiri Haul Ayahanda Presiden Jokowi di Boyolali

Ribuan Warga Hadiri Haul Ayahanda Presiden Jokowi di Boyolali

Regional
Mayat Wanita Tanpa Tangan dan Kaki Ditemukan Mengapung di Sungai

Mayat Wanita Tanpa Tangan dan Kaki Ditemukan Mengapung di Sungai

Regional
Seorang Hakim Digerebek Bersama 2 Perempuan di Rumah Dinas

Seorang Hakim Digerebek Bersama 2 Perempuan di Rumah Dinas

Regional
Februari Mendatang, Pemerintah Luncurkan 2.000 Motor Listrik Gesits

Februari Mendatang, Pemerintah Luncurkan 2.000 Motor Listrik Gesits

Regional
Seberangkan Mobil dengan Rakit di Sungai, 1 Keluarga Tewas Tenggelam

Seberangkan Mobil dengan Rakit di Sungai, 1 Keluarga Tewas Tenggelam

Regional
Budi Luhur Laksanakan Pengabdian Masyarakat lewat KKN di 6 Provinsi

Budi Luhur Laksanakan Pengabdian Masyarakat lewat KKN di 6 Provinsi

Edukasi
Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir Tinggal Tunggu Surat Perintah

Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir Tinggal Tunggu Surat Perintah

Regional
Kerjasama Kemendikbud dan Pemprov DKI Tingkatkan Kualitas Guru

Kerjasama Kemendikbud dan Pemprov DKI Tingkatkan Kualitas Guru

Edukasi
Bupati Karawang Ikut Klarifikasi soal Pernyataan Sandiaga Uno di Debat Capres

Bupati Karawang Ikut Klarifikasi soal Pernyataan Sandiaga Uno di Debat Capres

Regional
Pasar Mayestik Kini Dilengkapi WiFi Gratis

Pasar Mayestik Kini Dilengkapi WiFi Gratis

Megapolitan
Filipina Beli Helikopter Black Hawk karena Pabrik Perakitannya Tidak di AS

Filipina Beli Helikopter Black Hawk karena Pabrik Perakitannya Tidak di AS

Internasional
Pasca-debat, Jokowi dan Prabowo Dinilai Tak Miliki Keinginan Politik Tuntaskan Kasus HAM Masa Lalu

Pasca-debat, Jokowi dan Prabowo Dinilai Tak Miliki Keinginan Politik Tuntaskan Kasus HAM Masa Lalu

Nasional
Residivis Kasus Curanmor Tertangkap Basah Merusak Kunci Kendaraan

Residivis Kasus Curanmor Tertangkap Basah Merusak Kunci Kendaraan

Megapolitan

Close Ads X