Presiden Venezuela Klaim Telah Rekrut 1,6 Juta Milisi

Kompas.com - 21/12/2018, 18:27 WIB
Presiden Venezuela Nicolas Maduro menghadiri upacara peringatan ulang tahun ke-81 Garda Nasional di Caracas, Sabtu (4/8/2018). AFP/JUAN BARRETOPresiden Venezuela Nicolas Maduro menghadiri upacara peringatan ulang tahun ke-81 Garda Nasional di Caracas, Sabtu (4/8/2018).

CARACAS, KOMPAS.com - Presiden Venezuela Nicolas Maduro menyatakan sebuah "kekuatan imperialis" berusaha menginvasi mereka.

Karena itu, Maduro telah memerintahkan untuk merekrut Milisi Nasional Bolivar dan mengklaim sudah mendapatkan sekitar 1,6 juta orang.

Baca juga: Presiden Venezuela Tuduh AS Berencana Membunuh Dirinya

"Kekuatan imperialis itu seharusnya tahu mereka tidak bisa meninggalkan negara ini hidup-hidup," koar Maduro dilansir Reuters via Newsweek Kamis (20/12/2018).

Maduro berkata dia sudah menginstruksikan pada 13 April untuk menambah kekuatan milisi nasional menjadi satu juta dari semula 400.000 personel.

Dalam pidatonya di kompleks militer Fuerte Tiuna, Maduro tak membeberkan jumlah rekrutan baru yang dipersenjatai. "Kami bakal mempersenjatai milisi hingga ke gigi mereka," koarnya.

Milisi Nasional Bolivar merupakan paramiliter yang dibentuk mendiang Presiden Hugo Chavez pada 2008 untuk mendukung pasukan pemerintah.

Mayjen Carlos Leal Telleria menanggapi pernyataan Maduro dengan mengatakan milisi sebagai kekuatan pertahanan terhebat yang dipunyai Venezuela.

Dilansir harian Venezuela Correo del Orinoco, Telleria berujar segala ancaman bisa dipatahkan berkat kesadaran Chavez membangun milisi.

"Kami juga berterima kasih kepada setiap pria dan perempuan terlatih yang sudah mengorbankan hati, jiwa, dan raga mereka," puji Telleria.

Pengumuman yang disampaikan Maduro berlangsung sepekan setelah Maduro menuduh Amerika Serikat ( AS) berusaha untuk membunuh dirinya.

Pada Agustus 2017, Presiden AS Donald Trump sempat mempertimbangkan bakal mengerahkan militer untuk menginvasi Venezuela.

Sebulan kemudian, Maduro mendesak para pejabat militer untuk mempersiapkan perang melawan AS setelah Washington menjatuhkan sanksi.

"Kami dipermalukan dan diancam oleh kerajaan kriminal di muka Bumi ini, dan kami mempunyai kewajiban untuk mempersiapkan diri membela perdamaian kami," ujar Maduro.

Baca juga: Maduro: Rusia Investasi Rp 87 Triliun pada Minyak dan Emas Venezuela

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber Newsweek
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kerusuhan India: Kisah Pria yang Dipukuli karena Berjenggot dan Pakai Gamis

Kerusuhan India: Kisah Pria yang Dipukuli karena Berjenggot dan Pakai Gamis

Internasional
Dampak Virus Corona, Cathay Pacific dan Singapore Airlines Liburkan Pegawainya Tanpa Dibayar

Dampak Virus Corona, Cathay Pacific dan Singapore Airlines Liburkan Pegawainya Tanpa Dibayar

Internasional
Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

Internasional
Kerusuhan India, 23 Orang Tewas dalam Demo Menentang UU Kewarganegaraan

Kerusuhan India, 23 Orang Tewas dalam Demo Menentang UU Kewarganegaraan

Internasional
23 Orang Tewas di Kerusuhan India, tapi Ada Juga Demo yang Berlangsung Sunyi

23 Orang Tewas di Kerusuhan India, tapi Ada Juga Demo yang Berlangsung Sunyi

Internasional
Keturunan WNI Tanpa Identitas di Malaysia Bertemu Ibu Kandung Setelah 15 Tahun

Keturunan WNI Tanpa Identitas di Malaysia Bertemu Ibu Kandung Setelah 15 Tahun

Internasional
Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Internasional
Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Internasional
Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Internasional
Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Internasional
Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk 'Wuhannya Italia', di Tengah Wabah Virus Corona

Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk "Wuhannya Italia", di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Internasional
Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Internasional
Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X