Kompas.com - 21/12/2018, 17:35 WIB
Perkelahian antaranggota parlemen Ukraian terjadi di tengah sesi parlemen di Kiev, pada 20 Desember 2018. AFP / OLEKSANDR KOSMACHPerkelahian antaranggota parlemen Ukraian terjadi di tengah sesi parlemen di Kiev, pada 20 Desember 2018.

KIEV, KOMPAS.com - Kericuhan terjadi di tengah rapat parlemen Ukraina, pada Kamis (20/12/2018), yang dipicu sebuah poster yang menuduh salah seorang anggota bekerja untuk Presiden Rusia Vladimir Putin.

Insiden perkelahian terjadi setelah sebuah poster dipasang di dalam ruang rapat legislatif bertuliskan "Agen Putin". Poster itu ditujukan kepada politisi Viktor Medvedchuk, yang pro Rusia.

Saat seorang politisi dari partai oposisi, Nestor Shufrych, mengambil tanda itu, anggota parlemen lain dari Front Rakyat, Yuriy Bereza, memukul wajah Shufrych.

Baca juga: Ukraina: Keberadaan Militer Rusia di Perbatasan Masih Tinggi

Setelah aksi pemukulan itu, situasi rapat menjadi kacau dengan beberapa anggota parlemen lain ikut masuk dalam perkelahian. Beberapa anggota parlemen saling melepaskan pukulan, sementara yang lain berusaha melerai.

Kericuhan itu terjadi di tengah hubungan yang memanas antara Kiev dengan Moskwa, setelah militer Rusia menembaki dan menyita kapal Angkatan Laut Ukraina pada November lalu.

Moskwa menuduh kapal angkatan laut Ukraina telah melanggar perbatasan di Laut Azov. Sementara Kiev menuduh Rusia telah memulai fase baru agresi.

Ini bukan kali pertama terjadi kericuhan dalam rapat parlemen di Ukraina. Bahkan, perkelahian kerap terjadi karena masalah pribadi antaranggota dan bukan berkaitan dengan persoalan yang dibahas dalam rapat.

Pada 2014,  perkelahian terjadi antara anggota parlemen nasionalis dengan pro-Rusia saat membahas pertempuran antara pasukan Ukraina dengan kelompok separatis pro-Rusia di Ukraina timur.

Tahun berikutnya, rapat parlemen di bulan Maret dihentikan setelah seorang politisi menuduh anggota parlemen lainnya menerima suap, memicu terjadinya saling pukul antaranggota parlemen.

Pada Februari 2015, perkelahian antaranggota parlemen terjadi di sela jalannya rapat, antara anggota parlemen Yegor Sobolev dengan Vadim Ivchenko yang bertikai soal rancangan undang-undang kepemilikan tanah.

Baca juga: Bantu Ukraina Hadapi Rusia, NATO Siap Pasok Perangkat Komunikasi Canggih

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.