Empat Sopir Taksi "Online" di India Ditahan Usai Rampok 15 Warga

Kompas.com - 19/12/2018, 18:08 WIB
Ilustrasi taksi CamerisIlustrasi taksi

GURUGRAM, KOMPAS.com - Kepolisian India telah menahan empat pengemudi taksi online yang dituduh kerap merampok warga lokal maupun para penumpangnya.

Unit kriminal Kepolisian Kota Gurugram dilaporkan telah menahan keempat sopir taksi online tersebut yang biasa beraksi di jalan raya Delhi-Gurugram.

Melansir dari Asian News International, hasil keterangan pada saksi korban mengungkapkan, komplotan perampok itu sering menargetkan para calon penumpang maupun pejalan kaki.

Menurut laporan kepolisian, para tersangka telah melakukan aksi perampokan terhadap 15 orang dalam jangka waktu tiga bulan terakhir.


Baca juga: Setiap Hari, Sopir Taksi Ini Selalu Bawa Istrinya yang Sakit Alzheimer

Komplotan itu mengancam korban menggunakan pistol atau pisau. Modus yang digunakan adalah satu orang bertindak sebagai sopir sementara tiga orang lainnya berpura-pura sebagai penumpang.

Wakil Komisaris Polisi Gurugram, Shamser Singh menyampaikan kepada ANI, keempat tersangka berasal dari negara bagian Haryana, dengan satu orang dari distrik Palwal dan tiga lainnya berasal dari distrik Mewat.

"Mereka mengaku telah merampok uang tunai, kartu ATM, dan juga ponsel dari 15 korban dengan mengancam menggunakan pistol," kata Singh.

Selain barang bukti hasil rampasan, petugas juga menyita dua mobil yang diyakini digunakan para pelaku dalam menjalankan aksi perampokan mereka.

Para pelaku diketahui bekerja sebagai pengemudi taksi di sebuah perusahaan layanan taksi online yang cukup ternama.

Baca juga: Sopir Taksi Online Dipecat karena Usir Pasangan Lesbian

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X