Kompas.com - 14/12/2018, 23:40 WIB

PODGORICA, KOMPAS.com - Seorang aktivis hak binatang di Montenegro terancam dijatuhi hukuman penjara karena telah memberi makan anjing liar.

Indira Lajko, telah merawat dan memberi makan anjing liar selama hampir 20 tahun terakhir, sebuah tindakan yang dilarang oleh undang-undang di negara itu.

Melansir dari AFP, Jumat (14/12/2018), pengadilan memutuskan Lajko, yang berusia 60 tahun, bersalah karena telah meletakkan mangkuk makanan anjing dan air di jalanan, serta di luar rumah di Pljevlja, Montenegro utara.

Akibat tindakannya, pengadilan memutuskan menjatuhkan sanksi denda untuk Lajko dan mewajibkannya membayar sebesar 150 euro (sekitar Rp 2,4 juta).

Baca juga: Pemilik Toko Hewan Selamatkan Rubah Perak yang Dikira Anjing Liar

Lajko terancam dipenjara jika tak mampu membayarkan denda yang setara dengan 40 persen penghasilan bulanannya hingga batas waktu yang ditentukan.

Di bawah putusan pengadilan Montenegro, Lajko harus menjalani hukuman penjara pada 29 Desember mendatang, kecuali dia mampu membayar denda.

"Saya tidak punya uang untuk membayar dendanya," kata Lajko, yang berprofesi sebagai seorang bidan di rumah sakit di Montenegro, kepada AFP.

"Setengah dari gaji saya sudah digunakan untuk membayar pinjaman yang saya ambil untuk menutup berbagai denda ke pengadilan setempat karena kepedulian saya kepada anjing-anjing liar," tambahnya.

Lajko mengatakan, dirinya telah berjuang melawan hukum dengan otoritas lokal atas perlindungan hewan selama sepuluh tahun terakhir.

"Terkadang saya merasa lapar, namun anjing saya Srecko akan selalu memiliki daging atau makanan anjing," ujarnya.

Lajko telah berjuang mendirikan kelompok hak asasi hewan bernama Right to Life, serta membangun tempat suaka khusus hewan di Pljevlja.

Baca juga: Kawanan Anjing Liar Teror Kampus di China, Dua Mahasiswi Terluka

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.