Lebanon Sebut Israel Tak Punya Bukti Terowongan Hezbollah di Perbatasan - Kompas.com

Lebanon Sebut Israel Tak Punya Bukti Terowongan Hezbollah di Perbatasan

Kompas.com - 06/12/2018, 18:02 WIB
Foto yang diambil pada 5 Desember 2018, dari desa Kfar Kila di Lebanon selatan, dekat perbatasan Israel, menunjukkan aktivitas militer menggunakan alat berat yang disebut operasi untuk menghancurkan terowongan Hezbollah.AFP / MAHMOUD ZAYYAT Foto yang diambil pada 5 Desember 2018, dari desa Kfar Kila di Lebanon selatan, dekat perbatasan Israel, menunjukkan aktivitas militer menggunakan alat berat yang disebut operasi untuk menghancurkan terowongan Hezbollah.

BEIRUT, KOMPAS.com - Parlemen Lebanon menyebut Israel tak dapat memberikan bukti akan keberadaan terowongan yang diduga dibangun kelompok Hezbollah untuk melancarkan serangan melintasi perbatasan.

Militer Israel telah meluncurkan operasi terbuka pada Selasa (4/12/2018), yang disebut Operasi Perisai Utara untuk menghancurkan terowongan yang disebut dibangun kelompok Hezbollah.

Gambar-gambar yang disebarluaskan oleh militer Israel menunjukkan mesin berat sedang menggali tanah, namun tidak tampak sesuatu seperti lubang masuk terowongan.

Proses penggalian berlanjut hingga Rabu (5/12/2018), seperti dilaporkan media Israel, menyebut operasi militer dapat memakan waktu berminggu-minggu, dengan alat berat dikerahkan di perbatasan yang dijaga ketat.

Baca juga: Israel Lancarkan Operasi Militer untuk Hancurkan Terowongan Hezbollah

Namun parlemen Lebanon, melalui juru bicaranya Nabih Berri mengatakan, Israel tidak memberikan bukti adanya terowongan yang dimaksudkan.

"Orang-orang Israel tidak memberikan informasi apa pun saat digelar pertemuan antara tentara Lebanon dengan UNIFIL, pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon," kata Berri melalui pernyataan dari kantornya.

"Lebanon telah meminta untuk koordinat geografis dari lokasi terowongan yang dimaksud, tetapi tidak menerima apa pun," tambah pernyataan itu, seperti dilansir The New Arab.

Pendapat senada disampaikan anggota parlemen Lebanon lainnya, Ali Bazzi, yang menegaskan Israel tak memiliki bukti atas klaimnya.

Dia menyebut operasi militer yang dilakukan hanya sebagai pengalih perhatian dan upaya Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk menghindari kemungkinan dakwaan baru untuk tuduhan korupsi.

Kementerian Luar Negeri Lebanon akan mengajukan keluhan kepada PBB tentang Israel yang dianggap telah melakukan pelanggaran berulang. Demikian disampaikan kantor berita nasional Lebanon, NNA.

Sebelumnya disampaikan juru bicara militer Israel Letkol Jonathan Conricus, sejumlah terowongan yang diyakini milik Hezbollah ditemukan di perbatasan negaranya dengan Lebanon.

Terowongan tersebut belum difungsikan namun diyakini digunakan untuk menyusup ke wilayah Israel.

Pihaknya menolak menyebutkan jumlah terowongan yang telah dideteksi dan bagaimana mereka akan menghancurkannya.

Baca juga: AS Dukung Rencana Israel Menghancurkan Terowongan Hezbollah


Terkini Lainnya

Kemenkumham Umumkan Hasil Akhir CPNS, Ini Hal yang Perlu Diketahui

Kemenkumham Umumkan Hasil Akhir CPNS, Ini Hal yang Perlu Diketahui

Nasional
8 Keluarga di Lokasi Longsor Toba Samosir Diungsikan

8 Keluarga di Lokasi Longsor Toba Samosir Diungsikan

Regional
5 Fakta di Balik Kematian Eril Dardak, Dugaan Salah Eksperimen hingga Duka Penjaga Rumah

5 Fakta di Balik Kematian Eril Dardak, Dugaan Salah Eksperimen hingga Duka Penjaga Rumah

Regional
5 Fakta Pesta Seks di Yogyakarta, Sudah 4 Kali 'Pertunjukan' hingga Uang Tunai Rp 1,5 Juta

5 Fakta Pesta Seks di Yogyakarta, Sudah 4 Kali "Pertunjukan" hingga Uang Tunai Rp 1,5 Juta

Regional
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang 4 Meter di Perairan Talaud

BMKG Ingatkan Potensi Gelombang 4 Meter di Perairan Talaud

Regional
Aparat Diminta Cepat Tuntaskan Kasus Perusakan Polsek Ciracas, Demi Menjaga Sinergitas TNI-Polri

Aparat Diminta Cepat Tuntaskan Kasus Perusakan Polsek Ciracas, Demi Menjaga Sinergitas TNI-Polri

Nasional
7 Fakta Ratusan Warga Tertipu Penjualan Rumah Rp 130 Juta di Tangsel

7 Fakta Ratusan Warga Tertipu Penjualan Rumah Rp 130 Juta di Tangsel

Megapolitan
Truk Terguling ke Jurang, Sopir Selamat setelah Melompat ke Luar

Truk Terguling ke Jurang, Sopir Selamat setelah Melompat ke Luar

Regional
Kunjungi Aceh, Ini Agenda Jokowi Hari Ini...

Kunjungi Aceh, Ini Agenda Jokowi Hari Ini...

Nasional
Istri Merencanakan Pembunuhan Suami karena Korban Sering Selingkuh

Istri Merencanakan Pembunuhan Suami karena Korban Sering Selingkuh

Regional
Pemeriksaan Lanjutan Dahnil Anzar sebagai Saksi Kasus Dana Kemah Ditunda

Pemeriksaan Lanjutan Dahnil Anzar sebagai Saksi Kasus Dana Kemah Ditunda

Megapolitan
Antisipasi Intimidasi, Pemilih Penyandang Disabilitas Didampingi saat Mencoblos

Antisipasi Intimidasi, Pemilih Penyandang Disabilitas Didampingi saat Mencoblos

Regional
KRL Jakarta Kota-Bekasi Alami Gangguan karena Operasional Kereta Barang

KRL Jakarta Kota-Bekasi Alami Gangguan karena Operasional Kereta Barang

Megapolitan
Senat AS Setuju Hentikan Bantuan Militer ke Saudi untuk Konflik Yaman

Senat AS Setuju Hentikan Bantuan Militer ke Saudi untuk Konflik Yaman

Internasional
Banjir di Kota Bandung, Sopir Taksi Online Terjebak di Mobil dan Diselamatkan Warga

Banjir di Kota Bandung, Sopir Taksi Online Terjebak di Mobil dan Diselamatkan Warga

Regional

Close Ads X