AS Dukung Rencana Israel Menghancurkan Terowongan Hezbollah

Kompas.com - 04/12/2018, 22:54 WIB
Militer Israel menggunakan alat berat yang dioperasikan untuk menghancurkan terowongan Hezbollah di perbatasan utara yang berbatasan dengan Lebanon. AFP / ALI DIAMiliter Israel menggunakan alat berat yang dioperasikan untuk menghancurkan terowongan Hezbollah di perbatasan utara yang berbatasan dengan Lebanon.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Amerika Serikat ( AS) menyatakan dukungannya terhadap rencana Israel untuk menghancurkan terowongan yang dibangun oleh Hezbollah.

Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih John Bolton mengatakan, Washington begitu mendukung upaya Israel untuk mempertahankan kedaulatan wilayahnya.

Baca juga: Israel Lancarkan Operasi Militer untuk Hancurkan Terowongan Hezbollah

"Kami meminta Iran dan sekutunya untuk menghentikan agresi dan provokasi regional yang menjadi ancaman bagi Israel maupun Timur Tengah," kata Bolton dilansir AFP Selasa (4/12/2018).

Bolton mengatakannya setelah Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengumumkan meluncurkan operasi untuk menghancurkan terowongan milik Hezbollah.

Juru bicara IDF Letkol Jonathan Conricus menuturkan terowongan itu diyakini bakal digunakan Hezbollah untuk menyusup ke Israel dari Lebanon.

Namun, Conricus menolak menyebutkan berapa jumlah terowongan yang berhasil terdeteksi, maupun bagaimana cara Israel menghancurkannya.

Operasi bernama Perisai Utara itu bakal dilaksanakan di kawasan sekitar kota Metula dan dinyatakan sebagai zona militer tertutup.

"Operasi tersebut merupakan bentuk upaya kami menggagalkan serangan lintas perbatasan dari organisasi teror Hezbollah ke Israel," terang Conricus.

Dalam gambar-gambar yang disebarluaskan oleh IDF menunjukkan mesin berat sedang menggali tanah. Conricus melanjutkan, seluruh operasi itu bakal berlangsung di wilayah Israel.

Menurutnya, terowongan itu merupakan dari rencana yang disusun Hezbollah sejak 2012. Yakni berusaha menaklukkan Galilea dan memindahkan medan perang ke Israel.

Dalam pertemuan antara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo di Brussels, Belgia, keduanya membahas aktivitas yang dilakukan Iran.

Netanyahu menjelaskan dia memberi tahu Pompeo tentang operasi itu dan menuturkan terowongan itu telah melanggar resolusi PBB pada 2006.

Baca juga: Tantang Israel, Hezbollah Sebut Punya Rudal Akurat

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X