6 Fakta Menarik Mengenai Penghargaan Nobel

Kompas.com - 27/11/2018, 16:15 WIB
Ilustrasi Penghargaan Nobel ThinkstockIlustrasi Penghargaan Nobel

 

KOMPAS.com - Hari ini 123 tahun yang lalu, tepatnya 27 November 1895, seorang kimiawan, insiyur beserta pebisnis Swedia bernama Alfred Nobel menandatangani surat wasiat. 

Isi surat wasiat itu adalah pesan agar diberikan penghargaaan kepada seseorang yang berpengaruh dalam masyarakat.

Melalui pemberian penghargaan ini, Nobel ingin dikenang ketika ia sudah tiada.

Wasiat Nobel direalisasikan dalam pemberian penghargaan yang meliputi enam bidang yaitu kedokteran, fisika, kimia, sastra, perdamaian, dan ekonomi.

Penghargaan Nobel diberikan setiap tanggal 10 Desember kepada para kandidat terpilih.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Nobel, Berawal dari Wasiat Alfred Nobel

Berikut 6 fakta menarik soal Penghargaan Nobel:

1. Nobel pertama

Hadiah Nobel mengacu pada salah satu penghargaan internasional tertinggi yang diberikan untuk bidang Fisika, Kimia, Fisiologi atau Kedokteran, Sastra, dan Perdamaian.

Hadiah Nobel pertama diserahkan pada 1901.

Sveriges Riksbank, Bank Swedia, menambah Penghargaan dalam Sains Ekonomi untuk mengenang Alfred Nobel.

Penghargaan ini diumumkan bersamaan dengan Nobel lain dan mendapatkan hadiah yang sama sebesar 1,1 juta dollar AS dan diserahkan pada bulan Desember.

2. 19 kali tanpa Nobel

Tercatat, ada 99 Penghargaan Nobel Perdamaian yang telah diberikan sejak 1901.

Dari perjalanan sejak 1901, ada 19 kali Nobel tak diberikan yaitu tahun 1914-1916, 1918, 1923, 1924, 1928, 1932, 1939-1943, 1948, 1955-1956, 1966-1967 dan 1972.

Nobel tak diberikan pada tahun-tahun itu karena Yayasan Nobel menilai, tak ada karya seseorang atau pihak yang dianggap layak untuk menerima penghargaan.

Alasan lainnya, kala itu tengah berkecamuk Perang Dunia 1 dan 2 sehingga jumlah yang dikelola Yayasan Nobel sangat terbatas.

3. Hitler pernah masuk nominasi

Pentolan Nazi Jerman juga pernah mencatatkan wakilnya dalam nominasi penerima Nobel. Pada 1939, Perdana Menteri Inggris Neville Chamberlain dinominasikan untuk menerima Nobel Perdamaian karena perannya dalam Perjanjian Munich.

Namun, 12 anggota Parlemen Swedia memasukkan Hitler dalam nominasi Nobel tersebut. Parlemen mengklaim bahwa Hitler juga bisa masuk kategori itu.

4. Penghargaan Nobel tak bisa ditarik

Ketika seseorang mendapatkan penghargaan Nobel, maka akan menjadi miliknya selamanya. Penghargaan Nobel ini tak bisa ditarik dengan alasan apa pun.

Pada 2005, pernah terjadi sebuah peristiwa di mana Profesor Robert J. Auman mendapatkan Penghargaan Nobel bidang ekonomi.

Namun, banyak yang mengatakan bahwa Aumann hanya menggunakan penelitaannya untuk kepentingan tertentu. Meski ada kritik dari berbagai pihak, Nobel untuk Auman tak bisa ditarik.

5. Tak semua penghargaan diserahkan di Stockholm

Biasanya, penyerahan Penghargaan Nobel dilakukan di Stockholm. Mereka yang masuk nominasi akan dipanggil dalam sebuah acara seremonial penerimaan penghargaan.

Namun, pernah pula Nobel diserahkan di Oslo, Norwegia. Hal ini merupakan salah satu keinginan Alfred Nobel. Akan tetapi, tak diketahui alasannya hingga kini.

Sementara, Hadiah Nobel Sastra juga pernah diserahkan di Portugal, Cina, Trinidad & Tobago, Hungaria, Austria, dan Turki.

6. Tak ada batasan untuk masuk nominasi

Salah satu hal yang menarik dari Penghargaan Nobel adalah tak ada batasan bagi seseorang untuk menerima penghargaan itu.

Penghargaan akan diberikan kepada siapa saja yang memang dianggap layak.

Seorang ilmuwan Amerika John Bardeen dua kali menerima Nobel di bidang Fisika yaitu pada 1956 dan 1972.

Selain itu, seseorang bisa saja dua kali masuk nominasi antar bidang. Hal ini terjadi pada Marie Curie dari Perancis yang mendapatkan Nobel Fisika pada 1903 dan Nobel Kimia pada 1911.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X