Persidangan Gembong Narkoba "El Chapo" di New York Dijaga Ketat

Kompas.com - 06/11/2018, 07:41 WIB
Dua prajurit marinir Meksiko, menggiring gembong kartel obat bius Sinaloa, Joaquin El Chapo Guzman yang dibekuk di kota Mazatlkan, Meksiko, Sabtu (22/2/2014). RONALDO SCHEMIDT / AFPDua prajurit marinir Meksiko, menggiring gembong kartel obat bius Sinaloa, Joaquin El Chapo Guzman yang dibekuk di kota Mazatlkan, Meksiko, Sabtu (22/2/2014).

NEW YORK, KOMPAS.com - Pengadilan di New York, Amerika Serikat, digelar dengan keamanan ketat saat kasus kartel narkoba terbesar dunia disidangkan.

Pada Senin (5/11/2018), Joaquin "El Chapo" Guzman selama 25 tahun menyelundupkan 155 ton kokain, ganja, dan metamfetamin ke AS sehingga mengharuskan dia menghadapi hukuman.

El Chapo, yang kerap disebut sebagai penjahat terkenal di dunia, duduk dengan mengenakan setelan biru, atasan putih dengan kerah besar dan beberapa kancing yang belum dikaitkan.

SBS mewartakan, tampak pria berusia 61 tahun itu mengumbar senyum pada awal persidangan.

Baca juga: Sang Ayah Dipenjara, Dua Putra El Chapo Ambil Alih Bisnis Narkoba

Sejumlah persidangan untuk kasus El Chapo di Brooklyn, New York itu, diperkirakan akan menghabiskan jutaan dollar dan waktu sekitar empat bulan untuk menyelesaikannya.

"Ini mungkin akan menjadi persidangan kasus paling mahal dalam sejarah AS," uca Rob Heroy, pengacara gembong narkoba Meksiko yang lain.

El Chapo bakal menjalani hukuman ala AS setelah dua kali melarikan diri dari penjara di Meksiko.

Dia pernah kabur dengann bersembunyi di gerobak cucian, kemudian menyelinap ke terowongan yang mencapai kamar mandi penjara.

Para jaksa di AS menghabiskan waktu bertahun-tahun menyisir kasus El Chapo, dengan harapan akan membawa penjahat itu pada hukuman seumur hidup dengan keamanan maksimum di penjara.

Melansir AFP, El Chapo atau Guzman mengaku tidak bersalah, namun otoritas "Negeri Paman Sam" telah menyodorkan bukti lebih dari 300.000 halaman dan 117.000 rekaman.

Baca juga: Mengintip Mewahnya Kehidupan Istri Gembong Narkoba El Chapo

Dia mejalankan kartel Sinaloa yang berdiri pada 1989, dan hingga kini pengaruhnya masih kuat.

Gembong narkoba lain, Ismael "El Mayo" Zambada masih bebas berkeliaran dan perdagangan narkoba disertai kekerasan terus berlanjut di Meksiko.

Wawancara Sean Penn dengan gembong narkoba Joaquin El Chapo Guzman diterbitkan di Rolling Stone. Reuters Wawancara Sean Penn dengan gembong narkoba Joaquin El Chapo Guzman diterbitkan di Rolling Stone.

Kabur dari penjara

Sebagai informasi, terjadi 29.000 kasus pembunuhan di Meksiko, sementara kecanduan opioid menjadi epidemi di AS.

Pada 2016, rata-rata 174 orang Amerika meninggal setiap hari karena overdosis obat-obatan terlarang.

Guzman telah ditahan di sel isolasi sejak Meksiko mengekstradisi dia pada Januari 2017, satu hari sebelum Donald Trump menjabat. Dia menghabiskan 23 jam sehari di selnya.

Hanya segelintir orang yang diizinkan untuk menengoknya, seperti pengacara, anak perempuan kembarnya, dan anak perempuannya yang berusia 7 tahun.

Hakim telah melarang istrinya yang berusia 29 tahun, Emma Coronel, mengunjunginya.

El Chapo ditangkap untuk pertama kalinya di Guatemala pada 1993, kemudian menghabiskan lebih dari 7 tahun di penjara Meksiko sebelum akhirnya kabur pada 2001.

Dia ditangkap kembali pada Februari 2014 dan melarikan diri lagi sekitar 14 bulan kemudian.

Baca juga: Gembong Narkoba Meksiko El Chapo Guzman Diekstradisi ke AS

Guzman ditangkap kembali pada Januari 2016 setelah mendapat kunjungan dari aktor Hollywood Sean Penn dan seorang aktris Meksiko, yang ingin membuat film tentang hidupnya.

Kunjungan tersebut memungkinkan pihak berwenang Meksiko untuk melacak keberadaannya.

Kali ini, Meksiko memutuskan "cuci tangan" dan menyerahkan penghukuman kepada pihak berwenang AS.



Sumber AFP,SBS News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X