Gembong Narkoba Meksiko "El Chapo" Guzman Diekstradisi ke AS

Kompas.com - 20/01/2017, 08:24 WIB
Joaquin AP Photo/Eduardo VerdugoJoaquin
EditorErvan Hardoko

MEXICO CITY, KOMPAS.com - Pemerintah Meksiko, Kamis (19/1/2017), mengekstradisi gembong narkoba Joaquin "El Chapo" Guzman ke Amerika Serikat.

Guzman adalah pemimpin kartel Sinaloa, yang dituduh melakukan banyak aksi kekerasan di Meksiko dan mengirimkan berton-ton narkotika ke Amerika Serikat.

Pria yang dua kali kabur dari penjara itu telah berjuang agar tak diekstradisi ke Amerika sejak dia ditangkap lebih dari setahun lalu di kampung halamannya Sinaloa.

Guzman selama ini dipenjara di Lapas Ciudad Juarez, yang berbatasan dengan negara bagian Texas, AS. Dia dipindahkan ke Ciudad Juarez dari sebuah penjara dekat Mexico City pada Mei lalu.

Seorang pejabat pemerintah AS yang tak mau disebut namanya mengatakan Guzman akan mendarat di New York, salah satu dari beberapa wilayah hukum AS yang mendakwanya.

Awalnya, Presiden Meksiko Enrique Pena Nietio enggan mengekstradisi Guzman, tetapi dia berubah pikiran setelah Guzmen kabur untuk kedua kalinya pada Juli tahun lalu.

Pada Mei lalu, kementerian luar negeri Meksiko menyetujui permintaan ekstradisi dari California yang mendakwanya sebagai distributor narkotika.

Sementara di Texas, Guzman menghadapi beberapa dakwaan termasuk pembunuhan dan pencucian uang.

Guzman pertama kali tertangkap pada 1993 di Guatemala. Meski dikurung di sebuah penjara berkeamanan tinggi di wilayah barat Meksiko, dia kabur pada 2001 dengan cara bersembunyi di gerobak pakaian kotor.

Pasukan marinir AS didukung agen-agen DEA menangkap Guzman pada Februari 2014 di Mazatlan, sebuah daerah wisata di Sinaloa, tempat dia tinggal bersama istri dan putri kembarnya.

Saat itu, Presiden Pena Nieto bersikukuh Guzman akan menghadapi hukum di negerinya sendiri. Namun, 17 bulan kemudian Guzman melarikan diri.

Anak buahnya menggali terowongan sepanjang 1,5 kilometer yang langsung menuju ke kamar mandi sel sang gembong narkoba di LP Altiplano dekat Mexico City.

Kaburnya Guzman memicu perburuan besar-besaran dan akhirnya dia tertangkap kembali di Los Mochis, Sinaloa, pada Januari 2016.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X