Ini Janji Saudi terkait Investigasi Pembunuhan Jamal Khashoggi

Kompas.com - 28/10/2018, 20:41 WIB
Para pengunjuk rasa berdandan seperti Pangeran Mohammed bin Salman dan Presiden AS Donald Trump beraksi di luar Gedung Putih, Jumat (19/10/2018), menuntut keadilan untuk jurnalis Jamal Khashoggi. AFP/JIM WATSONPara pengunjuk rasa berdandan seperti Pangeran Mohammed bin Salman dan Presiden AS Donald Trump beraksi di luar Gedung Putih, Jumat (19/10/2018), menuntut keadilan untuk jurnalis Jamal Khashoggi.

MANAMA, KOMPAS.com - Arab Saudi menjanjikan penyelidikan penuh atas pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi.

Demikian pernyataan Menteri Pertahaan Amerika Serikat Jim Mattis, menyusul pembicaraannya denga Menteri Luar Negeri Saudi Adel Al-Jubeir di Bahrain.

"Kami membahasnya... kebutuhan transparasi, penyelidikan penuh dan lengkap. Persetujuan penuh dari menlu Jubeir, tidak ada keberatan sama sekali," ujar Mattis.

Dia memperingatkan kerajaan Saudi, pembunuhan yang dikaitkan dengan pihak berwenang Saudi itu berisiko destabilisasi kawasan.


Baca juga: Pulang dari Saudi, PM Pakistan Dijanjikan Pinjaman Rp 91 Triliun

"Tidak ada keberatan sama sekali. Dia bilang, kita perlu tahu apa yang terjadi dan itu sangat kolaboratif, dalam kesepakatan," kata kepala Pentagon itu kepada wartawan dalam penerbangan dari Manama ke Praha.

Di sebuah forum di Manama, Bahrain, pada Sabtu lalu, Mattis menyebut pembunuhan Jamal Khashoggi di dalam fasilitas diplomatik menjadi perhatian semua pihak.

"Kegagalan suatu negara untuk mematuhi norma internasional dan aturan hukum menganggu stabilitas regional pada saat yang paling dibutuhkan," ucapnya.

Sebagai informasi, Mattis tidak mengadakan pertemuan bilateral yang formal dengan Jubeir di sela-sela forum Manama. Kedua pria itu berbincang saat makan malam bersama.

Pembunuhan Khasoggi telah mencoreng citra Putra Mahkota Saudi Pangeran Mohammed bin Salman.

Kasus tersebut memicu gelombang kritik internasional dan memengaruhi hubungan AS dengan kerajaan Saudi.

AS sangat bergantung pada Saudi untuk melawan pengaruh Iran di wilayah tersebut dan membela keamanan Israel.

Baca juga: Saudi Tak Bakal Serahkan Pelaku Pembunuhan Khashoggi kepada Turki

Jamal Khashoggi (59) merupakan pengkritik Pangeran Mohammed yang telah tinggal di pengasingan, di AS, sejak 2017.

Dia dibunuh setelah masuk ke gedung konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu untuk mendapatkan dokumen terkait rencana pernikahannya.

Pangeran Mohammed mengecam pembunuhan itu dan menyebutnya sebagai tindakan menjijikan. Di sisi lain, Saudi untuk pertama kalinya mengakui, pembunuhan Khashoggi telah direncanakan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X