Biografi Tokoh Dunia: Christian Dior, Perancang Busana Mewah Legendaris

Kompas.com - 23/10/2018, 16:37 WIB
Christian Dior (tengah) bersama dua model yang mengenakan busana rancangannya pada 24 April 1950. (AFP/Pigiste) Christian Dior (tengah) bersama dua model yang mengenakan busana rancangannya pada 24 April 1950. (AFP/Pigiste)

KOMPAS.com - Perkembangan dunia fesyen tak bisa dipisahkan dari seorang pria bernama Christian Dior. Sebagai pemimpin haute-couture kelas dunia, Dior merupakan perancang busana mewah yang legendaris.

Dia memiliki rumah mode ikonik ketika Perang Dunia II masih berkecamuk. Dior memperkenalkan konsep kemewahan ke dalam fesyen wanita.

Rancangannya sudah banyak dipakai oleh bintang film dan orang-orang kaya lainnya. Meski telah wafat pada 23 Oktober 1957, perusahaannya hingga kini masih eksis.

Kehidupan awal

Christian Dior lahir pada 21 Januari 1905 di Granville, sebuah kota pesisir laut di Perancis utara.

Dia merupakan anak kedua dari lima bersaudara dari orangtua bernama Alexandre Louis Maurice Dior dan Isabelle.

Ayahnya merupakan pemilik pabrik pupuk yang sukses. Ketika Christian Dior masih berusia lima tahun, keluarganya memutuskan pindah ke Paris.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Madam CJ Walker, Budak yang Sukses Jadi Miliarder

Di kota itulah, dia menghabiskan masa mudanya. Meski begitu menyukai seni dan berkeinginan menjadi seorang arsitek, tapi tidak bagi sang ayah.

Alexandre berharap dia menjadi seorang diplomat. Pada 1925, dia menempuh mendidikan di Ecole des Sciences Politiques.

Galeri seni

Bukannya merintis karier sebagai diplomat, Dior memilih membuka galeri seni kecil setelah lulus pada 1928.

Ayahnya sepakat untuk meminjamkan sejumlah uang kepada putranya itu. Namun, dia melarang Dior mencantumkan nama keluarga di pintu galerinya.

Dalam beberapa tahun, galeri miliknya melayani pernjualan karya seni dari seniman ternama seperti Georges Braque, Pablo Picasso, Jean Cocteau, dan Max Jacobs.

Namun, galeri itu tak mampu selamat dari Great Depression yang melanda global.

Dia terpaksa menutupnya pada 1931. Pada tahun yang sama, dia harus kehilangan kakak laki-lakinya dan ibunya. Bisnis sang ayah juga mengalami kejatuhan finansial.

Christian Dior. (Biography.com) Christian Dior. (Biography.com)
Pelanggan dari Nazi

Dior berupaya memenuhi kebutuhan dengan menjual sketsa busana. Pada 1935, dia berhasil menjadi ilustrator di majalah Figaro Illustre.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X