ISIS Serang Permukiman Pengungsi dan Culik Ratusan Warga Sipil Suriah

Kompas.com - 14/10/2018, 13:47 WIB
Anggota Pasukan Demokratik Suriah (SDF) berjaga di dekat pusat operasi mereka di deka desa Susah, Provinsi Deir Ezzor, untuk bersiap melancarkan serangan ke wilayah kantor terakhir ISIS di Kota Hajin. AFP / DELIL SOULEIMANAnggota Pasukan Demokratik Suriah (SDF) berjaga di dekat pusat operasi mereka di deka desa Susah, Provinsi Deir Ezzor, untuk bersiap melancarkan serangan ke wilayah kantor terakhir ISIS di Kota Hajin.

DEIR EZZOR, KOMPAS.com - Kelompok teroris ISIS dilaporkan telah menyerang sebuah permukiman pengungsi di Suriah timur dan menculik ratusan warga sipil.

Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS mengatakan, penyerangan dan penculikan terjadi di kamp pengungsian warga di Hajin, Provinsi Deir az-Zour, Suriah timur, pada Sabtu (13/10/2018).

Melansir dari The New Arab, dalam bentrokan yang terjadi sebelumnya di kamp Hajin, Jumat (12/10/2018), sebanyak 20 anggota ISIS dan sejumlah tentara SDF tewas.

Ditambahkan pasukan yang didominasi anggota Kurdi Suriah itu, selain menyerang, kelompok ISIS juga menahan dan membawa paksa warga sipil.

Mereka kemudian dibawa ke wilayah kantong terakhir yang masih berada di bawah kekuasaan ISIS di Suriah.

Baca juga: 900 Anggota ISIS Ditahan di Penjara Pasukan Kurdi Suriah

Bentrokan antara kelompok ISIS dengan SDF yang didukung AS telah terjadi selama beberapa hari terakhir di Deir Ezzor, di tengah cuaca buruk dengan jarak pandang yang rendah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara disampaikan organisasi Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, sekitar 130 anggota keluarga dari warga sipil yang diculik kelompok ekstremis tersebut.

Dikhawatirkan, orang-orang yang dibawa paksa kemungkinan akan dibunuh oleh ISIS.

Ditambahkan Observatorium Suriah, anggota keluarga warga sipil yang diculik sebagian besar merupakan perempuan asing, termasuk para janda bekas anggota ISIS yang suaminya telah terbunuh dalam perang sebelumnya.

Diyakini bahwa para ekstremis tersebut mulai mengancam dan menargetkan warga sipil setelah ISIS kehilangan sebagian besar kekuatan tempurnya baik di Suriah maupun Irak selama dua tahun terakhir.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.