900 Anggota ISIS Ditahan di Penjara Pasukan Kurdi Suriah

Kompas.com - 12/10/2018, 13:57 WIB
Ilustrasi penjara.. Ilustrasi penjara.

DAMASKUS, KOMPAS.com - Sekitar 900 anggota kelompok teroris ISIS dilaporkan saat ini tengah ditahan di penjara yang dijalankan oleh pasukan Kurdi Suriah.

Melansir dari The New Arab, Unit Perlindungan Rakyat Kurdi ( YPG) Suriah telah mengumpulkan ribuan orang yang diduga merupakan anggota kelompok ISIS.

"Dari ribuan orang tersebut, sekitar 900 teroris ISIS saat ini berada di penjara kami. Mereka berasal dari 44 negara," kata juru bicara YPG, Nuri Mahmud, Kamis (11/10/2018).

Jumlah anggota ISIS yang ditahan YPG itu meningkat tajam dari yang diumumkan bulan sebelumnya sekitar 520 orang.


"Perang saat ini masih terus berlangsung dan sampai dengan saat ini kami masih terus menangkap para teroris," kata Mahmud menerangkan dengan mengacu para pertempuran melawan ISIS yang masih terjadi di Suriah timur.

Baca juga: Kelompok Kurdi Suriah Siap Berdialog dengan Rezim Assad

"Jumlah anggota ISIS yang kami tahan terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir dari pertempuran kami melawan kelompok teror tersebut," tambahnya.

Otoritas Kurdi sebelumnya telah menyampaikan bahwa mereka tidak akan membawa teroris asing ke pengadilan dan berulang kali meminta agar negara-negara asal dapat membawa mereka kembali.

Namun negara-negara Barat yang turut terguncang oleh aksi teroris dan serangan-serangan yang diklaim ISIS di wilayah mereka telah menolak permintaan tersebut.

"Sebagian besar negara telah melepaskan tanggung jawab mereka atas warganya yang menjadi anggota kelompok teroris," kata Nuri.

Menurut pejabat urusan luar negeri Kurdi, Abdel Karim Omar, pasukan Kurdi Suriah juga telah menahan hingga 550 perempuan dan sekitar 1.200 anak-anak dari keluarga anggota ISIS.

Para anggota pria ISIS biasanya akan ditahan di dalam penjara, namun untuk anggota keluarga mereka yakni perempuan dan anak-anak telah ditempatkan secara terpisah di kamp-kamp penampungan.

Kelompok ISIS sempat menguasai sebagian besar wilayah Suriah dan negara tetangganya Irak pada 2014, saat mereka resmi didirikan dan mendeklarasikan kekhalifahan di daerah yang mereka kuasai.

Namun upaya serangan dan perlawanan yang dilancarkan di Suriah dan Irak telah menghancurkan dan mengusir kelompok teroris itu.

Baca juga: Pemberontak Suriah Selesai Tarik Senjata Berat dari Garis Depan Idlib

Di Suriah, Pasukan Demokratik Suriah pimpinan YPG, pada bulan lalu telah melancarkan pertempuran untuk mengusir para anggota teroris dari benteng pertahanan timur terakhir mereka di Hajin, dekat dengan perbatasan Irak.

Sementara pemerintah Irak menyatakan telah menahan lebih dari 19.000 orang yang dituduh memiliki hubungan dengan kelompok teroris itu atau yang telah melakukan pelanggaran terkait terorisme lainnya.

Dari jumlah itu, sebanyak lebih dari 3.000 orang disebut telah melanggar undang-undang terorisme dan telah dijatuhi hukuman mati.

.

.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Buru Agen Hezbollah, AS Tawarkan Hadiah Uang Rp 97,5 Miliar

Buru Agen Hezbollah, AS Tawarkan Hadiah Uang Rp 97,5 Miliar

Internasional
AS Klaim Tembak Jatuh 'Drone' Iran, Teheran: Trump Berkhayal

AS Klaim Tembak Jatuh "Drone" Iran, Teheran: Trump Berkhayal

Internasional
Tewaskan 33 Orang, Pembakaran Kyoto Animation Salah Satu Pembunuhan Massal Terburuk di Jepang

Tewaskan 33 Orang, Pembakaran Kyoto Animation Salah Satu Pembunuhan Massal Terburuk di Jepang

Internasional
Hendak Dikeluarkan AS dari Jet Tempur F-35, Turki Cari Alternatif Lain

Hendak Dikeluarkan AS dari Jet Tempur F-35, Turki Cari Alternatif Lain

Internasional
Tersangka Pelaku Mengaku Sengaja Bakar Gedung Kyoto Animation

Tersangka Pelaku Mengaku Sengaja Bakar Gedung Kyoto Animation

Internasional
Bukan Jokowi, BJ Habibie Jadi Sosok Paling Dikagumi di Indonesia Versi YouGov

Bukan Jokowi, BJ Habibie Jadi Sosok Paling Dikagumi di Indonesia Versi YouGov

Internasional
Pria Korsel Bakar Diri Dalam Mobil yang Parkir di Depan Kedubes Jepang

Pria Korsel Bakar Diri Dalam Mobil yang Parkir di Depan Kedubes Jepang

Internasional
Gara-gara Bau Asing, Penumpang NordWind Airlines Dievakuasi di Rusia

Gara-gara Bau Asing, Penumpang NordWind Airlines Dievakuasi di Rusia

Internasional
Banjir Terjang Taman Margasatwa, Seekor Harimau 'Ngungsi' ke Rumah Warga

Banjir Terjang Taman Margasatwa, Seekor Harimau "Ngungsi" ke Rumah Warga

Internasional
Pria Ini Kaget Kakinya yang Diamputasi Jadi Iklan Bungkus Rokok

Pria Ini Kaget Kakinya yang Diamputasi Jadi Iklan Bungkus Rokok

Internasional
Kebakaran Kyoto Animation, Pakar Sebut Kobaran Api Menyebar dengan Cepat

Kebakaran Kyoto Animation, Pakar Sebut Kobaran Api Menyebar dengan Cepat

Internasional
Hubungan dengan Iran Panas, AS Bakal Kirim Ratusan Pasukan ke Arab Saudi

Hubungan dengan Iran Panas, AS Bakal Kirim Ratusan Pasukan ke Arab Saudi

Internasional
Buntut Nyanyian 'Send Her Back' kepada Anggota DPR AS Ilhan Omar, Trump Merasa 'Tak Enak'

Buntut Nyanyian "Send Her Back" kepada Anggota DPR AS Ilhan Omar, Trump Merasa "Tak Enak"

Internasional
Kasus 2 Turis Maroko Dipenggal, 3 Pendukung ISIS Dihukum Mati

Kasus 2 Turis Maroko Dipenggal, 3 Pendukung ISIS Dihukum Mati

Internasional
Selama 40 Tahun, Pria Ini Tak Keramas dan Potong Rambut

Selama 40 Tahun, Pria Ini Tak Keramas dan Potong Rambut

Internasional
Close Ads X